PUISI (2)

JIWA YANG TENANG                                         
Hempaskan raga menembus jiwa
Menghambur duri coba merayu batin
Sudah meratap duka merangkak usik mendamba
Gigih memuja batin coba usir alunan angan
Menatap lurus arah langkah jiwa
Melangkah ikut panggilan kegelisahan
Sudah merajut asa berbekal tekad baja
Menembus halang beku bergerak santun
Coba halau gelisah dekap pasrah
Relakan cobaan lewat melintas
Sejenak renungkan arah
Kuatkan hati melawan arus lampaui batas
Banjarbaru, 13 Februari 2008

GURU BERMARTABAT

Oleh: HE. Benyamine
Guru di Indonesia merupakan profesi yang dikerdilkan hingga dengan mudah dipermainkan. Para guru sudah mendidikasikan hidupnya untuk menjalani profesinya, yang bertahun-tahun melaksanakan proses belajar mengajar, masih saja dipertanyakan profesionalitasnya. Untuk mendapatkan peningkatan kesejahteraan sebagai hak masih diharuskan melalui syarat-syarat yang menjajah; seperti sertifikasi guru.