Perjalanan (1)
Menghilang bersama lamunan indah
tak terasa kaki masih di tanah
sudah berapa jejak terhapus
tak terasa waktu berlalu terhembus nafas
Tenggelam di telaga hidup
tak terasa selalu kembali terlelap
sudah samar hari-hari berlalu
tak terasa rutinitas wujud diri membeku
Mengulangi langkah penuh harap
melintas menyeret tawa tangis
hanya khayal memberi jeda
terlelap perjalanan seakan semua terhenti
Banjarbaru, 15 Mei 2009
Perjalanan (2)
Berapa kata dibutuhkan
untuk menyembunyikan luka
mengabarkan kesembuhan
tersamar doa pilihan kata
Berapa waktu memilih kata
untuk ungkapkan gejolak jiwa
mengirimkan makna pengharapan
saat waktu memutus lintasan
Berapa ruang penuh kata terbuang
untuk menutupi setitik bohong
membiarkan perjalanan terlihat kosong
saat kata menjelma patung
Banjarbaru, 20 Mei 2009
Filed under: PUISI | Tagged: HE. Benyamine, Perjalanan, PUISI


mengganjal.menggayut.tanpa henti.tanpa kuasa, tanpa asa.
HEB : Terima kasih Pop
tenggelam di hidup
sudah samar: diri membeku
semua (lalu) terhenti
menyembunyikan luka;
perjalanan mengabarkan kesembuhan
….
Kunjungan siang….
Waw tentang kata! Kata memang hanyalah jasad yang jika ditinggalkan makna akan menjadi mayat. Ia tak akan dapat menuju rujukannya.
Sila layari laman saya, Pak….
Assalaamu’alaikum..
Terkadang…kata-kata tidak diperlukan untuk mempamerkan rasa luka. Cukup sekadar meneliti mendung wajah. Apa yang tersirat pasti tersurat melalui gerak hati dan naluri yang memahami gelara jiwa.
Ya..terkadang suatu pembohongan diperlukan agar apa yang bakal berlaku dan mungkin membawa seribu wajah duka yang lebih melaratkan jiwa boleh disembuhkan. itulah perjalanan hidup yang memungkinkan seribu pertanyaan. Salam mesra.
HEB : Ya … terkadang, sebagian pertanyaan itu memang tidak memerlukan jawaban. Salam hangat selalu
Yang pasti memahat ‘kisah’ pada kata-kata menghanyutkan bagi yang pandai, seperti sampeyan. Saya akan coba memahat perjalanan dalam puisi … manya sih
Terlamun dan Tenggelam di telaga hidup…sungguh melenakan.
rajin bikin puisi, ya!
)
Tenggelam dalam kehidupan asala jangan kehilanagn nurani dan jati diri, karena itu sejatinya hidup. Selamat siang Mas….
Salam kenal
Numpang baca ya Mas.