Jalan lurus jalan terdekat lagi legit cahaya menari-nari senandung shabhar hapus pekat sungguh jauh pandang, hanya iman yang lekat Kukumandangkan jalan lurus, angan-angan juga merayu cahaya tembus celah-celah, langkah mutashabir pun kaku sungguh dekat pandang, jalan berliku pandu tingkah laku Sungguh tiada penghalang, gelap jalan gurauan tipu daya saat sujud, tiada lain jalan; ketidakberdayaan hamba [...]
Filed under: PUISI | Tagged: Banjarbaru, HE. Benyamine, PUISI | Leave a Comment »

