PUISI (39): SUNGGUH TIADA PENGHALANG

Jalan lurus jalan terdekat lagi legit cahaya menari-nari senandung shabhar hapus pekat sungguh jauh pandang,  hanya iman yang lekat Kukumandangkan jalan lurus, angan-angan juga merayu cahaya tembus celah-celah, langkah mutashabir pun kaku sungguh dekat pandang, jalan berliku pandu tingkah laku Sungguh tiada penghalang, gelap jalan gurauan tipu daya saat sujud, tiada lain jalan; ketidakberdayaan hamba [...]

EKSISTENSIALISME DALAM BUNGKAM MATA GERGAJI

Oleh: HE. Benyamine Melalui gumam terangkai pemberontakan, perlawanan, dan kegundahan terhadap  orang-orang bebal yang menyebarkan kerusakan demi kerusakan dengan menggunakan kekuasaannya. Melalui gumam juga tersibak jalan kebebasan sebagai penghargaan terhadap kemanusiaan. Hal ini begitu menggoncang dan mengusik dalam buku Bungkam Mata Gergaji (Kumpulan Gumam Asa) karya Ali Syamsudin Arsi (ASA), Framepublishing; Yogyakarta, 2011.  Kumpulan gumam [...]

PUISI (38): AKU SERING LUPA MENGAMBILNYA

Berilah aku kesabaran lapangkanlah dadaku dengan keikhlasan mudahkan urusan bagiku dengan ketabahan kilaukan hatiku dengan keimanan kuatkan ragaku dengan kesehatan dan kesembuhan cerahkan dan luruskan pikiranku dengan ilmu pengetahuan alirkanlah rezeki dengan keberkahan ringankan tanganku berbagi dengan ketulusan bukakan silaturahimku dengan kasih sayang  persaudaraan tunjukkan jalan kesalamatan dunia akhirat dengan kesungguhan Mengapa semua itu nampak [...]

RUMAH DEBU NOVEL BERDEBU

Oleh: HE. Benyamine Cerita tentang yang semestinya dilakukan seorang anak laki-laki ketika sudah mulai beranjak dewasa untuk melakukan perjalanan-perjalanan jauh; melihat kota-kota dan negeri jauh dengan segala perbedaannya dan keunikannya. Perjalanan jauh atau pengembaraan yang terus mengusik pikiran tokoh Rozan dalam Novel Rumah Debu (2010) karya Sandi Firly, seperti menjadi pegangan bagi yang membaca novel [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.