Oleh: HE. Benyamine Kesedihan, penyesalan, keharuan, keperihan, ketidakberdayaan, permohonan atau doa, hingga kebahagiaan mengalir melalui air mata. Terkadang banyu mata mengalir dengan sendirinya, kilir-kilaran teringat orang yang dirindukan, membasahi segala keinginan membara untuk menerima kenyataan yang dapat teraih. Air mata yang mengalir adalah kekuatan sekaligus kesadaran yang mampu melihat ke dalam diri sendiri, meskipun terlihat [...]
Filed under: TERTULIS | Tagged: Abdurrahman El Husaini, Air Mata, Bahasa Banjar, Banjar, HE. Benyamine, Kalimantan Selatan, Kumpulan Puisi, Martapura, PUISI, Puruk Cahu | 2 Comments »

