Seberapa dekat kau lepaskan hatimu segala arah yang teraih, samar yang merekah. Mengelana ikuti jejak, terasa tapak watak bergerak berulang memungut waktu tumpah kembali tak bertanda lalu nikmat hilang di persimpangan. Seberapa dekat kau lepaskan hatimu hingga genggaman tersisa hanya cahaya kerinduan. Banjarbaru, 11 Agustus 2011
Filed under: PUISI | Tagged: Cahaya, HE. Benyamine, Kerinduan, PUISI, Rindu | 1 Comment »

