PUISI (42): CAHAYA KERINDUAN

Seberapa dekat kau lepaskan hatimu segala arah yang teraih, samar yang merekah.   Mengelana ikuti jejak, terasa tapak watak bergerak  berulang memungut waktu tumpah kembali tak bertanda    lalu nikmat hilang di persimpangan.   Seberapa dekat kau lepaskan hatimu hingga genggaman tersisa hanya cahaya kerinduan.   Banjarbaru, 11 Agustus 2011

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.