Baru saja mengejar waktu memegang sepenuh daya bagai menggenggam air siang malam lari melewati pergantian mimpi hanya perumpamaan seribu bulan yang terhenti berdegup saat berpaling, wajah waktu menghantui
Filed under: PUISI | Tagged: HE. Benyamine, PUISI, Waktu | 1 Comment »

