BANJIR BANJAR


Seribu sungai sudah ditelan seribu lupa
Bayangan seribu sungai masih melintasi malam yang pekat
Senandung aliran masih terdengar di akhir malam
Bayangan yang bersenandung tentang seribu kelupaan

Banjir ratakan permukaan
Buangan mengikuti arus
Berarak dalam barisan aliran
Berpadu menatap muara

Seribu sungai menggandeng hikayat
Senandung banjir bandang membayang
Hikayat aliran yang menyempit
Hilang tertimbun sampah

Seribu sungai menjadi telaga maut
Pekat menghitam gelapkan mata
Menyisakan seribu ratapan
Mengalir ditelan waktu

Banjarbaru, 29 Desember 2007

4 Responses

  1. Untung motor saya sudah saya ajarin berenang jadi dia ga mogok lagi ketika banjar datang.

    salam kenal

    *** Salam kembali. Terima kasih mau mampir.
    Banjir masalah bersama. Motornya udah dimodifikasi ya, kaya 007 aja, tapi sih deh.

  2. Ironis memang, Kota Seribu Sungai itu kini beranjak menjadi kota darat. Bajay-bajay, becak, ojek, angkutan kota, mobil pribadi, dan truk-truk berbaur menjadi satu di jalan darat yang sempit dan macet.

    *** Sangat tragis, Kota yang dibangun berdasarkan pengetahuan ekologi, dilanjutkan dengan gamang kemodernan dan kesombongan teknologi dan keangkuhan Pintu Gerbang. Bagaiman seandainya, dana pembangunan Pintu Gerbang dimanfaatkan untuk membangun transportasi sungai tentu lebih bermanfaat dan lebih mengarahkan untuk terus memperhatikan sungai dan menjaganya.

  3. banjir lagi ya…(*ngungsi yuuk…) jakarta juga banjir….hikz…

    ***Jadi ingat kebanjiran di sungai Ciliwung, rumah dipinggir sungai tinggal atap saja yang nampak. Gimana Neng Diajeng “ngedarat” ke Banjar …

  4. tinggal di banjarbaru kena banjir, tinggal di jakarta juga merasakan kebanjiran,dimanapun wilayah mulai merasakan banjir ya….,punya solusi Ben?

    *** Ass. My sister … langsung terasa kerinduan dan terasa terobati.
    Rasanya tidak terlalu lama tidak ketemu, semoga baik dan sehat selalu keadaannya.
    Banjarbaru sih nggak kebanjiran, cuma tetangga gue aja yang kena, nah gimana you apa kebanjiran saat ini. Salam dengan yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: