TANGISAN ALAM


Mampunya hanya menangis
Kepiluan yang merasuk batin
Tumpahan air mata tak terbendung

Membatin menanti keinsafan
Kesedihan telah menelan keramahan
Tusukan keserakahan bertubi-tubi

Pembabatan membabi buta hancurkan benteng
Tumpahan air mata terus mengalir
Keanekaragaman meratap tunduk pada yang kuat

Tangisan … yang masanya akan kering kerontang
Tak mampu menahan tabiatnya alam
Yang hancur tampil berbentuk bencana

Banjarbaru, 26 Februari 2004

4 Responses

  1. Merinding Mas …

    *** Waduh …

  2. Ass.

    Memang sedih sekali, jadi malam tahun baru ini layaknya harus diisi dengan lebih mendekatkan diri ke Allah swt.

    ***Waalaikum salam
    Semoga ada kemudahan dan kelapangan dalam menempuh jalan lurus.

  3. uma ay..haru biru banar..

    *** Beberapa hari ini langit mendung terus … hitamhitamhitam

  4. Sebelum terlambat semoga manusia insaf
    segala bencana adalah akibat perbuatan kita
    Air mata tak mampu menyelesaikan masalah
    karena bencan adalah amarah alam berupa teguran

    ***Ya, jangan sampai terlambat, kemarahan alam tidak mengenal kasihan dan kedukaan, yang terjadi bagaimana tercipta keseimbangan baru tanpa peduli bagian mana yang binasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: