PUISI (12): Perjalanan (3)


Sejauh jarak takluk terinjak

Aku tetap berdiri antara langit dan tanah

Memandang dalam batas yang tampak

Harapkan gapai nikmat dalam berkah

Masih ada tergores tamak

Menggoda berhembus lembut meresap gelisah

Sesaat terbawa senandung jantung lemah berdetak

Tak kuasa melawan resah

Bergemuruh dalam lintasan yang sesak

Mencoba menggenggam hingga lemah

Kuatkan tubuh menahan retak

Upaya berhasrat menancapkan arah

Terus memulai dari tempat berpijak

Selama hidup pantang menyerah

Sudah pernah rasakan terpojok

Menerima dengan tekad saatnya kalah

Tanpa mendendam tertutup gertak

Bukankah masih ada jalan selain penadah

Tak layak korbankan watak

Hanya sesaat datang lelah

Kembali himpun daya hidup menembus tembok

Bertebaran di muka bumi dalam teduh

Hentikan hasutan menebalkan kerak

Kerugianlah bila  membiarkan kebaikan menjauh

Walaupun masih banyak yang tetap berdiri tegak

Selalu ada yang terseret menjadi tertuduh

Bagaimanapun tercipta seribu taktik

Muram kesedihan membeku utuh

Nikmat apalagi yang didustakan dalam pekak

Berserahlah dalam pasrah merengkuh keabadian kasih

Banjarbaru,  1 Juni 2009

5 Responses

  1. puisi yang indah, diksi dan rimanya terjaga. muatan isinya juga tdk cengeng. hmm … apa memang saya baru berkunjung ke blog ini yang pertama kalai, ya, mas? hehe … dah lama ndak baca postingan ttg puisi di blog sahabat!

    HEB : Terima kasih telah mampir … senang dapat kunjungan dan terasa seakan sahabat lama telah datang.

  2. umai kakaku sekalinya bujuran jd penyair…….beranjak dr taman firdaus nun jauh di sana, tidak mematikan kreatifitas, malah tambah produktif smbl berkebun anggrek, byk karya tertuang….asyik eh……

    HEB : Sampai jua ading nang bungas … hahaha. Terima kasih telah berkunjung.

  3. naaah, ini salah satu kelemahan saya
    agak lelet saya memahaminya, dan tak bisa komen banyak, padahal bolak-balik bacanya.
    tak bisa pura-pura mengerti saya.. hiks…
    ampun maaf Pak Ben ….

    HEB : hahahaaa … gak ada yang mesti dimaafkan, udah dibaca saja senang rasanya …. mengerti tidak lebih dari keterbatasan …

  4. berdecak aku bacanya…kuat sekali siratan maknanya dan juga diksinya….luar biasa memang kamu!

    HEB : Yeeeeeeeeee

  5. rima sajaknya konsisten banget, mas ben.
    isinya soal kontemplasi tentang perjalanan hidup?
    mas ben bukan sedang berulang tahun, kan?

    HEB : Masih beberapa bulan lagi baru sampai tanggal lahir. Apa Marshmallow mau kasih hadiah, ya? hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: