PUISI (15): GEMPA SUMATERA BARAT


:Marshmallow
(30 September 2009)

Oleh: HE. Benyamine

Baru saja mengenang kisah mudik
karena Emak dirindu di Bukittinggi
juga tempat lahir hingga besar
begitu banyak tegur sapa hiasi langit cerah
meluncur dari hati betapa ringan melapangkan

Ada rasa malu saat melupakan
wajah-wajah terlukis masa
yang lekat dan terasa dekat
bertemu Etek, Pak Etek, Mamak, Mak Tuo
memanggil-manggil Uni Uda berganti-ganti

Gempa 7,6 skala Richter menjalari tanah Sumatera Barat
susulan 6,2 skala Richter tambah mencekam
wajah-wajah terlukis masa itu menyatu
menguatkan hati dalam kesabaran mengikhlaskan
yakini masih banyak nikmat Allah terhampar

Kesedihan menyelinap kapan saja
duka nestapa bisa menjerat setiap saat
bahkan kematian tiada yang menduga
manakala masih ada hidup
menggerakkan hati menyelami duka sesama

Banjarbaru, 1 Oktober 2009

15 Responses

  1. saya barusan telp seorang teman, yg tengah dalam perjalanan dari pekanbaru ke bukit tinggi untuk jemput anaknya. katanya bukit tinggi masih aman.

    namun, pada sisi lain, kita semua turut berduka atas yg terjadi di padang. saya juga belum tau kabar kawan di padang.

    HEB : Benar Pakacil, Bukittinggi masih aman. Semoga saudara-saudara kita disana mendapatkan jalan yang terbaik.

  2. oya, bu m dari padang ya? turut berduka untuk korban gempa ini, khusus buat bu m, semoga keluarganya di sana selamat dan aman.

    HEB : Ya, sepertinya begitu, karena saya baca postingannya tentang mudik ke Bukittinggi untuk menjenguk keluarganya, khususnya Ibunya, semoga mereka semua dilindungi Allah.

  3. Subhanallah…
    bencana alam terus menerus menerpa negara kita…
    belum pulih keadaan trauma yang melanda warga Jawa Barat,
    sekarang sudah timbul lagi bencana alam yang sama….

    sungguh negara kita sedang mengalami cobaan dari sang pencipta…
    semoga para korban diberi kesabaran serta kekuatan, amin…
    semoga para korban tewas yang tertimbun reruntuhan gedung, dapat segera dievakuasi.

    semoga kejadian ini semkain mendekatkan kita kepada sang pencipta.
    bahwa segala yang ada dialam ini adalah miliknya…

    semoga saja peristiwa ini semakin menguatkan rasa persaudaraan kita…
    agar kita mw meringankan tangan serta menyisihkan sebagian rejeki kita untuk mereka.
    Iklan Gratis

    HEB : Terima kasih sudah menyempatkan mampir ke sini. Semoga peristiwa kemanusiaan seperti gempa Sumatera Barat ini tambah menguatkan persaudaraan dan kepedulian kita pada sesama.

  4. Semoga keluarga yang ada disana diberikan ketabahan
    dan kekuatan menjalani cobaan dari Allah SWT.

    Ikut berduka atas terjadinya Gempa berkekuatan 7,6 SR.

    HEB : Semoga kelapangan dan kemudahan dalam menghadapi cobaan hidup bagi saudara-saudara kita di sana.

  5. Semoga keluarga yang di tinggalkan di beri kesabaran.

    dan semoga pemerintah, cepat dalam menanganinya.

    HEB : Semoga saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan yang cepat dan cukup.

  6. Turut berduka sedalam-dalamnya atas bencana yang menimpa saudara-saudaraku di Sumatra.

    HEB : Ya, kita berduka dan berdoa untuk jalan yang terbaik.

  7. Assalaamu’alaikum

    Sahabatku HEB, saya turut merasai kesedihan yang dialami, andai kehilangan sudah tiba masanya ditentukan. Apa yang dapat saya nyatakan sebagai bekal penenang hati adalah:

    Tak ada satupun kejadian itu wujud tanpa izin Allah
    Tak ada satupun daunan akan berguguran tanpa musimnya
    Tak ada satupun perkara yang berlaku tanpa ada hikmahnya

    dan ingatlah sahabatku:

    KESENANGAN DAN KESEDIHAN ADALAH HAL BIASA YANG MENGIRINGI KEHIDUPAN MANUSIA. SEMUA ITU TIDAK LAIN SEKADAR HIASAN WAKTU YANG SILIH BERGANTI. ADA HARI DAN KETIKA SEORANG MANUSIA DAPAT DISELAMATKAN DARI KEMATIAN. SEDANGKAN DIHARI YANG LAIN SEKELOMPOK BESAR PULA MANUSIA MENEMUI KEMATIANNYA.

    Kirimkan doa sebagai penghormatan dan kemuliaan bagi mereka yang pergi. Hanya itu yang mampu dilakukan oleh mereka yang berbaki di dunia ini untuk meneruskan harapan yang tertinggal. Harapan, setiap peristiwa yang berlaku, tidak akan mengurangi nikmat Allah sedikitpun. Salam takziah buat semua saudara yang menerima ujian Allah swt. Doa dari jauh sentiasa menemani untuk kesejahteraan. Salam benua. Salam persaudaraan dari Malaysia.

    HEB : Benar, doa kepada Allah untuk penghormatan dan kemuliaan bagi mereka yang menghadap Sang Pencipta, dan kelapangan dan kemudahan bagi saudara-saudara kita di sana. Salam yang hangat menjelang musim hujan.

  8. haa

    HEB : terima kasih sudah berkunjung.

  9. kata temen saya, bukittingi aman dari efek gempa kemarin, uda…

    HEB : Benar, Bukittinggi tidak langsung merasakan efek gempa. Terima kasih sudah mampir, salam.

  10. lho pak sampean dari sumatera to… tak kira asli banjarmasin.
    salam saja untuk semua
    kita yakin semua ini rahasia Allah… pasti ada hikmahnya
    ikut berduka ya

    HEB : Ya, kita semua berduka, semoga saudara-saudara kita di sana sabar dan tabah atas semua yang terjadi. Saya bukan berasal dari Sumatera, asli Kalimantan.

  11. sya kut b’bla sngkwa ats trjdx gmpa trsbt sya hnx dpt brdo’a agr smua baik2 ja n’ dt kmbli sprti smula

    HEB : Terima kasih sudah mampir. Do’a kita untuk saudara kita di sana, semoga mendapatkan kemudahan dan kelapangan.

  12. ikut mendoakan dan membantu meringankan mereka. ini adalah ujian untuk semakin memperkuat iman kita, pasti ada hikmah dibalik setiap peristiwa.

    HEB : Kita berharap menemukan hikmah itu, dan turut mendo’akan yang terbaik.

  13. mas heb, terima kasih banyak atas puisinya yang simpatik. lama tak berlayar di blog, saya ketinggalan banyak sekali. sekali lagi terima kasih banyak.

    insya allah dan alhamdulillah keluarga saya di bukittinggi dan pariaman baik-baik saja.

    HEB : Sama2 … semoga saudara kita di sana mendapatkan jalan yang terbaik

  14. Saudaraku,
    puisi ini akan dibaca ananda Fina, anak saya yang kedua pada lounching buku FLP KIDS Sangata sekaligus penggalangan dana untuk korban bencana di Sumbar hari minggu lusa.

    Terima kasih

    HEB : Terima kasih telah berkunjung. Silakan, semoga acaranya sukses. Do’a selalu buat saudara kita di Sumbar, do’a juga untuk saudara kita yang peduli sesama, kiranya mendapatkan kemudahan dan kelapangan. Mudahan ananda Fina sukses membacakannya.

  15. […] PUISI (15): GEMPA SUMATERA BARAT October 2009 14 comments […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: