ANGGREK MERATUS (4)


Lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar. Sementara kegiatan reboisasi yang dicanangkan pemerintah (terutama daearah) tidak lebih dari 5 ribu hektar per tahun, dan hasilnya belum bisa dinyatakan berhasil. Anggaran untuk kegiatan reboisasi dalam realisasinya lebih banyak tidak tepat sasaran, malah yang tercium lebih berbau proyek dengan slogan yang penting ada kegiatan reboisasi khususnya menanam pohon.

anggrek hutan meratus foto4 nopember

Anggrek bulbul meratus 01

Anggrek pandan meratus 01

Membayangkan lahan kritis (hanya Kalimantan Selatan), terbayang keadaan lahan tersebut sebelum menjadi kritis, yaitu suatu hutan alam yang mengandung kekayaan keanekaragaman hayati yang sebenarnya tidak terbayangkan keseluruhannya. Banyak keragaman yang masih tersimpan dalam lebatnya hutan, terlalu sedikit yang sudah diketahui dan dikenali.

Sebagian dari keanekaragaman hayati tersebut terlihat dari sebagian anggrek-anggrek hutan Meratus yang sudah mulai menjadi komoditas perdagangan, yang tentunya menjadi semakin terbuka untuk diburu dan dicari para pedagang untuk memenuhi permintaan jenis anggrek hutan yang mempunyai keindahan dan keunikannya tersendiri.

Membayangkan sebagian anggrek-anggrek hutan yang sekarang ini menjadi barang berharga, yang terkadang ada yang sangat tinggi harganya, terbayang berapa banyak anggrek-anggrek hutan tersebut terbuang sia-sia jika melihat lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar, yang tentunya lebih luas untuk seluruh Indonesia, karena hutan alam yang kaya dalam keanekaragaman hayati telah menjadi lahan kritis. Belum lagi bagian dari keanekaragaman selain anggrek, yang juga terbuang bersama rusaknya hutan alam tersebut.

Beberapa anggrek hutan Meratus yang ditemukan, dalam bulan Oktober dan November 2009 ini menunjukkan bunganya, bisa dilihat di bawah ini.

anggrek hutan meratus foto6 nopember

 

 

 

Anggrek di atas, mempunyai bunga dengan panjang hampir 1 meter,  yang tentu bisa lebih panjang jika anggrek tersebut berada di hutan alam.  Ada semerbak wangi yang khas dari bunganya.

Begitu juga dengan anggrek berikut, betapa indahnya bila membayangkan anggrek ini berbunga di hutan alam yang tidak dirusak. Anggrek di bawah ini termasuk jeni bulbul, bunganya satu yang bisa muncul pada tangkai yang sama, mekar lebih kurang 1 minggu, berbunga hampir setiap bulan.

anggrek hutan meratus bulbul foto1 nopember

Ada juga jenis Panda, daunnya cukup banyak, dan bunganya kecil-kecil dalam satu tangkai yang mulai berguguran dari bawah.

anggrek hutan meratus panda foto1 nopember

Atau, jenis Panda yang mempunyai bunga dengan tangkai yang panjang dan bunga cukup besar. Tangkai bunganya hampir 1 meter panjangnya. Lama bertahan bunganya lebih kurang 1 minggu.  Foto di bawah ini hanya memperlihatkan sebagian bunganya.

OKTO20 8

 

Ada juga yang bentuknya seperti pencil, anggrek dengan bunga kecil tapi terus berbunga.

anggrek hutan meratus pencil foto2 nopember

Anggrek-anggrek di atas hanya sebagian kecil dari jumlah yang ada di hutan alam, yang sebagiannya masih belum ditemukan. Jadi, bila membayangkan hutan yang mengalami kerusakan hingga menjadi lahan kritis, betapa menyedihkan saat menyadari betapa banyak keanekaragaman hayati yang juga mengalami kehancuran, yang terkadang tanpa disadari saat kita memandang hutan hanya dari kayu (log) dan mengabaikan yang lainnya.

Keindahan dan keunikan anggrek-anggrek hutan di atas, merupakan bagian dari hutan yang juga mempunyai nilai yang tidak seharusnya menjadi sia-sia, sehingga pengelolaan hutan harus memandang hutan secara utuh dengan segala yang ada di dalamnya dan diluarnya.

20 Responses

  1. anggrek-angrek
    nan indah,
    mesti dirawat
    dan dilestarikan…..

    HEB : Yap … dijaga dan dilestarikan …. serta diupayakan untuk dikelola untuk mempunyai nilai tambah secara lestari.

  2. wah, mantab sekali analisisnya, bang ben. indonesia memang sungguh memiliki kekayaan alam luar biasa. keanekaragaman hayatinya juga membikin orang asing ngiler. semoga ada upaya serius untuk membudidayakan enggrek meratus ini agar bisa terus bertahan dan berkembang dari generasi ke generasi.

    HEB : Benar, jenis anggrek alam/hutan lebih dari ribuan yang ditemukan, tapi masih banyak yang belum ditemukan. Ya, semoga ada upaya serius untuk anggrek-anggrek tersebut, karena merupakan kekayaan yang luar biasa.

  3. saya hanya selalu takjub dentgan anggrek yang indah walau kadang tak wangi namun tahan berbunganya

    HEB : Terima kasih telah berkunjung. Anggrek lebih sering membuat takjub, dan anggrek hutan alami banyak yang wangi.

  4. memang Indonesia yang kaya ini akan semakin terpuruk oleh kerakusan orang orang yang kerasukan kekuasaan… atau kekurangtahuan/ketololan/ untuk mengurusnya. semoga kedepan habitat bagi anggrek luar biasa ini dapat terlestarikan. mungkin perlu aksi penggalangan tanda tangan untuk meminta pemda lebih fokus untuk memelihara habitatnya gan….

    umar hakim
    Jogja

    HEB : Terima kasih sudah mampir. Yap, padahal nilai hutan untuk kayu (log) kurang lebih 5 persen saja selebihnya adalah yang bukan kayu termasuk ekologinya.

  5. Assalaamu’alaikum

    Alhamdulillah, lama sudah tidak dihidangkan dengan bungaan yang cantik dari Pulau Borneo yang begitu indah dan menarik. Anggerik hutan walau tiada penjagaan tetapi tetap hidup dengan aman melalui jalan hidupnya sendiri.

    Apakah semua foto anggerik di atas, milik saudara HEB yang ditanam di halaman rumah ?.. tentu indah saat melihat semua bunganya menyerlah warna yang menceriakan sebagai dekorasi alam. Mudahan usaha saudara memelihara alam akan mendapat balasan yang setimpal dengan kedamaian dan keamanan. Salam hangat dari Malaysia.

    HEB: Wa’alaikum salam
    Anggrek-anggrek tersebut ditanam di sekitar rumah, yang kebetulan lagi berbunga.

  6. Wah saya punya jenis anggrek yg panjangnya 1m diatas. Tapi karena rumah saya tergolong dataran rendah dan panas jadi maksimal hanya sampai 60 cm. Baru tahu anggrek pemberian teman itu ternyata dari hutan Kakimantan. Sekarang juga sedang berbunga Mas. Sayang sekali memang kalau habitat aslinya sudah terkoyak dan rusak.

    HEB : Mungkin, bulan berbunga kali, jadi sama dengan yang di rumah Masnur. Wanginya yang selalu membuat ingin melihat dari arah mana datangnya.

  7. Cocok bgd ni buat di Halaman depan rumah…
    salam kenal….🙂

    HEB: Terima kasih telah berkunjung. Yap, cocok untuk memberi warna sudut dan sisi rumah.

  8. Mantab sekali koleksinya.. Ibu saya pasti suka nih liatnya😉

    HEB : Terima kasih telah mampir. Tentu Ibu penggemar anggrek … dan juga punya koleksi anggrek tentunya.

  9. indah dan semoga lestari

    HEB: Yap, indah dan semoga lestari serta mendapat perhatian yang semestinya

  10. saya memang bodoh dalam urusan bunga2 dan tanaman lainnya. beberapa waktu yang lalu, di pekarang saya ada sebuah tanaman dalam pot pemberian mertua saya. saya tak tahu tanaman apa itu, karena hanya daun saja. beberapa waktu kemudian, setelah beberapa kali saya siram, ia berbunga, dan indah. saya tanya ke istri saya, bunga apa itu? istri saya yang sama bodohnya menjawab, mungkin anggrek. beberapa waktu berlalu bunganya layu, karena mnurut saya tak indah dalam bentuknya yg seperti itu saya potonglah ia di tangkai bunganya, dgn harapan nanti berbunga lagi.
    setelah melihat postingan ini dan beberapa foto yang ada di sini yakinlah saya, “itu memang anggrek!”
    hehe, bodohnya….. apakah nanti saya dapat melihatnya berbunga lagi? berapa lama lagi waktunya?

    HEB : He he he …. yang penting tanaman dalam pot tersebut sudah menunjukkan bunga yang indah. Selagi masih hidup, ada harapan bunga akan muncul kembali.

  11. saat ini mungkin yang perlu didedikasikan juga adalah permasalahan konservasi dan masukan serta pola pikir yang idealis membela bansa negara, kadang kalau saya amati belakangan kita mulai menjadi oportunis dan melakukan banyak hal hanya untuk kepentingan perut sendiri. hal ini jangan-jangan(semoga tidak) juga sudah menyusup ke generasi-generasi anak-anak fakultas kehutanan seluruh indonesia? Hope Not….

    semangat terus berjuang

    HEB : Semoga tidak, perlu diyakini bahwa selalu ada yang memilih jalan untuk melakukan konservasi tak terkecuali generasi baru dari Fakultas Kehutanan di mana saja.

  12. waktu saya ke loksado menuju Haratai, saya menemukan anggrek2 ini, tapi tidak berani membawanya pulang

    HEB : Khawatir nggak sempat ngerawatnya, ya Soulharmony? Di Loksado dan Haratai, sebagian anggrek-anggrek yang diperdagangkan berasal dari situ, masyarakat kedua tempat tersebut sudah menyadari nilai anggrek-anggrek tersebut. Mereka mengambil sebagian anggrek, dan menyisakan sebagian untuk tetap hidup yang bila sudah rimbun kembali baru diambil sebagian kembali.

  13. Sebelumnya saya buta sekali dengan beraneka bunga, namun stelah melihat dan membaca postingan ini saya jadi tahu, terima kasih pak Ben..atas infonya…

    HEB : Yap, kalau tidak salah, setiap hari sore Sabtu dan pagi Minggu, di sepanjang jalan Pal 7 ada yang jualan anggrek hutan tersebut.

  14. Jadi, kawakah minta nomor hp jar……sekalian meundang kopdar dengan kayuh baimbai….Kalo berkenan bisa sms ke 085251534313 / 0511-7718393

  15. Tanaman anggrek memang bunga yang palin terbilang mahal dan langka

    Semua orang di dunia ingin memilikinya,walaupun kebanyakan cuman orang yang berkantong tebal yang bisa memilikinya (anggrek yang langka)

    Di Kalimantan ada satu anggrek yang sangat di kenal tapi susah mencarinya.Kalau nggak salah nama anggrek tu “Anggrek Bulan”

    Mudah-mudahan saja tanaman anggrek itu dapat dibudaya lestarikan akan pertumbuhannya supaya tidak musnah,nanti orang makin sulit khan melihat anggreknya?

    HEB : Terima kasih telah mampir. Anggrek-anggrek hutan tersebut sangat tergantung dengan hutan. Tentang anggrek bulan, ada beberapa jenis, warna bunganya putih.

  16. Wah kalau saja yang 500 ribu hektar itu digunakan untuk membudidayakan anggrek yang beraneka ragam itu, ya!

    HEB : Yap, lahan kritis itu sangat penting untuk dilakukan tindakan penghutanan kembali, yang tentunya akan memberikan “rumah” bagi berbagai kehidupan lainnya, termasuk anggrek-anggrek di atas dan jenis lainnya.

  17. ASSALAAMU’ALAIKUM..

    KEPADA SAHABATKU… SAMBUTLAH UCAPAN DARIKU. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI PERTEMUAN YANG BESAR. JARI SEPULUH KU SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA.

    SALAM DUNIA, SALAM SEMUA, SALAM HARI RAYA EIDUL ADHA DAN SALAM PERPISAHAN “BERJARAK” DARI SAYA DI BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD-

    HEB : Wa’alaikum salam
    Salam hari raya Eidul Adha, semoga selalu ada hikmah yang terbuka pada saat-saat merayakan hari qurban.

  18. Mudah-mudah Anggreknya bertahan sampai saya punya cucu nanti…. hik…hik… sedih melihat pegunungan meratus sekarang

  19. Ai mak cantiknya….!!!!

    Bung Ben,
    dirumah saya ada satu anggrek hutan yang saya tidak tau namanya, dia berbunga kecil-kecil rimbun tersusun dalam satu tangkai. Kelopaknya berwarna putih keunguan (gradasi dari putih hingga menuju ungu muda)
    harumnya semerbak.. terutama jika malam hari.
    panjang tangkai bunganya ada mencapai 80cm, dalam satu pokok bisa mengeluarkan 2 tangkai bunga.

    Melihat angrek-angrek hutan yang Bung Ben miliki, waaah rasanya menjadi iri hehehehe…
    Semogalah tetap lestari dialamnya yang asli..

    Salam hangat,
    Arinwiby

    HEB: Untuk nama2 anggrek itu juga banyak yang tidak tahu …. memang anggrek alam biasanya harum semerbak, luar biasa racikan alam.

    Salam hangat dan semerbak harum anggerk.

  20. i love u anggrek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: