ANGGREK MERATUS (5)


Beberapa hari ini lingkungan sekitar rumah, pada sisi tertentu, ada semerbak yang khas dan berbeda dengan wangi bunga yang lainnya.  Pada sisi tertentu, semerbak bunga sari gading yang menyertai hembusan angin, pada sisi yang lain wangi bunga kenanga yang semilir terbawa sepoi-sepoi angin lewat.

Semerbak yang berbeda itu ternyata berasal dari bungan anggrek meratus di bawah ini.  Parfum alami yang membawa suasana kebahagiaan dan menyediakan daya khayal yang menembus langit. Menghirup dengan dalam saat berada di dekatnya, kembali mengambil nafas, dan penciuman ini mendapatkan sensasi tersendiri.

Anggrek tersebut berbunga, yang mekar sejak 1 Desember untuk satu tangkai, dan di susul tangkai bunga kedua. Selama bungan anggrek mekar dan belum layu, semerbaknya terus terhembus angin untuk menyebar kesekitar rumah.

Namanya? Hingga saat ini belum tahu namanya. Mungkin anda ada yang tahu, dan berkenan memberi tahu.  Anggrek ini seperti anggrek hitam, tapi daun dan bongkolnya besar, dan warna bunganya tidak ada yang hitam. Sekarang berbunga dengan dua tangkai, satu tangkai bunga lebih dulu mekar, yang disusul tangkai berikutnya.

Anggrek ini merupakan anggrek yang berasal dari Pegunungan Meratus. Pegunungan Meratus merupakan kawasan hutan yang dipertahankan sebagai hutan lindung, meskipun saat ini sudah ada perusahaan tambang yang mendapatkan hak eksploitasi, yang tentunya sangat mengancam kawasan yang selama ini diperuntukkan sebagai wilayah penyangga. Beberapa bagian dari Pegunungan Meratus sudah mengalami kerusakan, perambahan hutan alam dan aktivitas pertambangan menjadi bagian yang mempercepat kerusakan hutan alam ini.

Membayangkan anggrek ini berada di habitat aslinya, dan berada di sana pada saat musim berbunga, betapa berada dalam surga parfum alami yang penuh sensasi dan imajinatif. Karena, dengan satu bunga saja sudah membuat lingkungan sekitar menjadi semerbak wangi khas yang tidak kalah dari parfum terkenal. Apalagi, bila semilir angin yang menghantarkannya.

Membaca berita tentang Pegunungan Meratus yang sudah mulai dirambah perambah hutan dan beroperasinya aktivitas pertambangan, tentu banyak hal yang menjadi terbuang dengan sia-sia, karena bisa menyebabkan sebagian besar kekayaan hutan alam menjadi hilang dan rusak. Bila melihat dan merasakan semerbak wangi anggrek ini dengan rupa bunga yang eksotik dan indah,  masihkah terus mengabaikan sebagian besar kekayaan hutan hilang dan rusak hanya karena perambahan hutan dan aktivitas pertambangan.

Anggrek ini hanya satu di antara jenis anggrek yang ada di hutan Pegunungan Meratus. Anggrek hutan yang mulai dipaksa urbanisasi, meninggalkan habitatnya dengan seadanya.

15 Responses

  1. indahnya.. nanti kalau sudah punya rumah sendiri pengen ada tanaman anggrek, tp yg boleh dipelihara tentunya

    HEB : Terima kasih telah berkunjung. Semoga dapat terwujud keinginannya.

  2. Indah banget mas.. Andai bisa ditanam di rumahku sendiri..

  3. wah, indah banget mas anggrek yang satu ini. saya sendiri bukan pecinta bunga2. tapi kadang melihat punya tetangga yang banyak abis jenisnya, indah juga di pandang mata…😆

  4. pengen punya satu pot di rumah ..

    HEB : Terima kasih telah mampir. Moga keinginannya tercapai, anggrek hutan cenderung harum, mungkin karena asli dari alam.

  5. wah, tiba2 jadi teringat kata2: “Katakan dengan bunga” yang suka banget diungkapkan oleh temen2 penyair. hmm … anggrek meratus sepertinya sangat pas dan cocok utk acesoris rumah nih, bang ben.

  6. Saya pernah punya bunga dendro yang wangi, bunganya ungu, tp akhirnya mati.. sedih juga..🙂

  7. Saya masih ada di rumah tuh, tadinya mau mati tapi pas musim hujan ini tunasnya tumbuh tiga, bunganya gitu tho?
    ada dua lagi yg gak tahu namanya daunya lebar lebar dan yang satunya angrek macan, semua dikasih temen di kalimantan. nanti akau lagi belajar kuljar mudah-2an bisa diperbanyak dan gak punah.

  8. Wusss… cantik!!!
    Bang Ben, boleh kah kita minta anakannya?

    HEB: Boleh saja jika ada anakannya … hehehe

  9. Bang Ben salam kenal, anggrek ini jenis colegyne, dari Kalimantan, saya ada 50 pohon

    Dihabitatnya ada yang tumbuh ditanah ada yang di atas pohon

    HEB: Salam Mike … terima kasih sudah berkunjung dan tentang nama anggreknya. Kebayang yang 50 pohon itu jika berbunga …

  10. Terimakasih atas undangan bertamu melihat anggrek hitam berbunga. Anak saya, Tie Kyuw Zie terpesona. Ternyata Anda pencinta anggrek dan lingkungan. Hebat ada lebih dari 50 jenis anggrek unik dan langka dibiakkan. Kalsel, Kalimantan dan Indonesia pasti bangga akan upaya Anda. Salam hormat (QZ).

  11. saya ada anggrek yg seperti diatas, sekarang juga lagi berbunga, waktu hunting & beli dulu si katanya penjualnya termasuk Anggrek Hitam/Black Orchid Borneo/Kersik Luai (Coelogyne pandurata) ….

  12. kayaknya yg benar jenis anggrek Coelogyne lentiginosa ……

  13. Saya juga ada sekitar 30 pohon yg sprti ini tpi blom berbunga sya dapat dri hutan di pegunungan Takengon aceh

  14. Utk jenis ini namanya coelogyne asperata,banyak tersebar di kalimantan timur agan-agan.🙂

  15. Namanya yang betul Coelogyne Asperata, bunganya wangi. Kebetulan saya juga punya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: