PILKADA 2010: IKLAN POLITIK ZAIRULLAH AZHAR


Oleh: HE. Benyamine

Iklan politik Zairullah Azhar begitu masif dan menyebar dalam berbagai bentuk media. Baik dalam bentuk spanduk yang sederhana, media cetak lokal hingga televisi nasional, dalam kuantitas yang sungguh fantastis dan frekuensi yang sangat tinggi, seolah-olah tiada hari tanpa Zairullah Azhar. Tim kampanye Zairullah Azhar sudah melakukan pencitraan figur dalam jangka waktu yang panjang, dengan harapan dapat terbentuk citra bahwa Zairullah Azhar yang “Siap Memimpin Kalsel” sebagai gubernur Kalsel periode 2010 – 2015.

Memperhatikan betapa masif dan frekuensi yang sangat tinggi dalam pencitraan Zairullah Azhar, semuanya itu tentu banyak yang menduga bahwa kelompok Zairullah Azhar mempunyai dana yang melimpah sehingga dapat melakukan pencitraan tersebut, seakan-akan sudah tersedia dana yang tak terbatas. Apalagi, pencitraan ini tidak hanya berlangsung dalam hitungan bulan, namun sudah hitungan tahun. Pencitraan yang dilakoni Zairullah Azhar memberikan gambaran betapa mahalnya jalan menuju kekuasaan, sekaligus begitu seriusnya para penyokong dana untuk memperjuangkan calonnya menang.

Membayangkan dana yang digunakan Zairullah Azhar (Tim Kampanye) hingga sekarang dalam pencitraan, baru dalam pencitraan belum untuk kepentingan lainnya, ada tersirat suatu gambaran yang mengarah pada Kabupaten Tanah Bumbu yang mempunyai kekayaan sumberdaya alam begitu melimpah, yang seharusnya mampu menjadikan masyarakat Tanah Bumbu khususnya berada dalam tingkat kesejahteraan yang sesuai dengan melimpahnya sumberdaya alam tersebut, setidaknya terjadi peningkatan yang cukup berarti.

Namun, memperhatikan beberapa data tentang Kabupaten Tanah Bumbu, seperti masih banyaknya rakyat miskin atau masih terdapat anak-anak gizi buruk (untuk tidak mengatakan busung lapar) yang sebagiannya malah tidak terungkap, terasa adanya kontradiksi dalam kepemimpinan Zairullah Azhar sebagai bupati Tanah Bumbu dengan pencitraan yang begitu melimpah dalam pendanaan. Bencana banjir yang semakin luas yang terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu cenderung sejajar dengan pertambahan kerusakan hutan yang terus mengalami peningkatan.

Dalam hal pengangguran, Kabupaten Tanah Bumbu tercatat sebagai kabupaten dengan persentasi tertinggi mencapai 10,31 persen pengangguran terbuka di antara kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Sosial Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan (www.radioabdipersada.com, 15 Desember 2009). Hal ini sangat kontras dengan penerbitan Kuasa Pertambangan yang begitu banyak di Kabupaten Tanah Bumbu, yang ternyata masih tidak sangguh mengatasi pengangguran terbuka, karena berbagai alasan kekuarangan ada pada masyarakat, seperti alasan tidak mempunyai kualifikasi untuk pekerjaan tambang tersebut.

Dalam pencitraan Zairullah Azhar, dengan mengangkat prestasi sebagai “Dokter Teladan Tingkat Nasional” dan meskipun sudah menjadi seorang bupati tetap terjun sebagai panggilan profesinya untuk memperhatikan kesehatan warga masyarakat, ternyata hal ini masih sebagai ironi tersendiri, karena Kabupaten Tanah Bumbu berada diperingkat 10 dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan nilai 67,88 (2007) dan 67,7 (2009) di antara kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, yang menunjukkan pembangunan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masih begitu lambat. Seakan ingin menunjukkan, meskipun kabupaten dipimpin oleh seorang dokter teladan tingkat nasional tidak menjamin pembangunan manusia menjadi lebih baik.

Apalagi, dalam beberapa kesempatan, Zairullah Azhar mengemukakan bahwa daya saing manusia di Kalimantan Selatan termasuk yang paling rendah berdasarkan Bank Dunia untuk mengkritik klaim prestasi gubernur Rudy Ariffin, yang secara tidak langsung menunjuk pada kabupaten Tanah Bumbu sendiri dengan IPM di bawah IPM Kalsel (68,01 tahun 2007) yang dipimpinnya. Hal ini menjadi pertanyaan, bagaimana memimpin Provinsi Kalsel jika memimpin kabupaten saja tidak menunjukkan prestasi dalam pembangunan manusia.

Oleh karena itu, apakah tidak sebaiknya dana yang melimpah untuk pencitraan digunakan dalam upaya meningkatkan pembangunan manusia di kabupaten Tanah Bumbu, hingga dapat dijadikan dasar dalam pencitraan. Jangan sampai, padahal sebenarnya Zairullah Azhar memang “Siap Memimpin Kalsel” dan memang mumpuni dan dapat berbuat lebih banyak untuk kesejahteraan masyarakat Kalsel ke depan, tapi karena pencitraan yang kebablasan dan terkesan begitu menghamburkan dana juga tidak sanggup mengurus di tingkat kabupaten akan menjadi bumerang yang menghapus pencitraan masif dan frekuensi sangat tinggi dalam jangka waktu lama tersebut.

Jadi, Tim Kampanye Zairullah Azhar harus mulai melihat kembali strategi kampanyenya, yang terlalu berkesan sangat mempunyai dana melimpah. Hal ini bisa menjadi gambaran bagi masyarakat untuk mengambil dananya tapi sebenarnya tidak punya ikatan dalam memilih.

18 Responses

  1. Tulisan beginian kan sudah lumrah muncul sebagai kontra pencitraan figur yang tak disukai. Atau bisa juga sebagai order dari seseorang yang kurang suka.

    Di negeri sudah berlaku dimana-mana yang namanya politik itu harus dibayar dengan harga mahal.
    Sah-sah saja bikin pencitraan dengan berbagai cara tanpa mesti dihubungkan dengan ini itu, biarlah publik yang menilai. Saya yakin yang namanya figur pemimpin di negeri ini jarang (jika tak ingin dikatakan tidak ada) yang betul-betul bersih.

  2. Assalaamu’alaikum

    Meneliti tulisan sahabat di atas, memperlihatkan budaya kempen yang sama tetap ada di mana-mana di pelusuk dunia masa kini. Penggunaan dana rakyat dalam menyemarakkan suasana kempen bagi meraih undi sudah menjadi satu budaya dalam dunia politik. Jarang kita dapati seorang calon yang mempunyai dana peribadi sendiri kerana dana yang digunakan sudah mendapat persetujuan parti politik masing-masing sebagai usaha membantu melancarkan kempen.

    Banyak pembaziran dana rakyat berlaku dalam proses perkembangan kempen yang dijalankan berbulan-bulan. Aktiviti pecah tanah (perasmian untuk membangun sesuatu kawasan baru) hanya sebagi satu slogan yang dicanangkan sedangkan apabila sudah menang, aktiviti setelah pecah tanah menjadi terbantut yang akhirnya ditumbuhi ilalang. Hal seperti ini sering mengecewakan rakyat yang telah memilih.

    Walau sukar mendapat pemim[in yang dikatakan bersih, cekap dan amanah, didoakan agar sesiapa yang terplih nanti akan memahami tanggungjawab sebagai pemimpin lingkungan yang telah mengundinya.

    Salam mesra selalu dari Sarawak.

  3. mari dukung agenda penyampaian visi misi kebudayaan oleh cagub kalsel 2010-2015, oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan! setidaknya dari sana kita bisa menakar sejauh mana wawasan dan komitmen politik/ budaya para calon pemimpin daerah, sebgai dasar bagi kita untuk memilih. selebihnya, biarlah gosip2 dan pencitraan2 yg tak berdasar diterbangkan angin ke mana berlalu.

  4. selamat untuk calonnya… semoga bisa menjadi terpilih dan terbaik…

  5. Ya gimana ya,saya jadi bingung juga harus memilih yang manan nantinya.Yang jelas tampang Zairullah Azhar paling banyak nongol di jalan-jalan sepanjang Kal-Sel dan Kal-Teng.Bahkan saya juga sempat melihat di RCTI,sungguh hebat yach,moga saja Allah memberikan yang terbaik buat beliau…

  6. begitulah bila ambisi sudah menguasai, mas heb. segala upaya dilakukan untuk mencapai keinginan. mudah-mudahan memang yang terbaik yang terpilih.

    btw, imho, menjadi dokter teladan juga penuh intrik kok, tidak semata penilaian obyektif dari pusat.

  7. hmm.. benar juga, banyak sekali iklannya… tak tersaingi oleh cagub lainhya.. :p

  8. sukses selalu untuk PILKADA nya (semoga berjalan dengan lancar,tertib dan aman)

  9. incumbent yang akan mencalon juga banyak baliho dan masalahnya…

  10. hehehehe… ada yang menarik kalau soal Pak Zai ini.
    setelah fox masuk menjadi tim pendukungnya, terjadi perubahan drastis pencitraan personal. Kopiah haji dan surban sudah lepas dari media yang dikembangkan fox. sementara sudah sekian tahun pak zai mencitrakan diri melalui simbol tersebut.

    hal ini membuat saya tergelitik, dan kerap kali bertanya-tanya, ‘bukankah ini berarti pencitraan selama sekian tahun itu gagal? atau dianggap tidak berguna oleh fox?’ whuihihihi…

  11. Yang penting PEMILU KADA tertib dan aman..
    Sepertinya tak mungkin ada ya seorang pemimpin yang sempurna..oleh karena itu mari kita pahami kekurangan mereka..seperti hal’nya diri kita yang juga bukan seorang malaikat yang terbebas dari Dosa…
    Jadi..lebih baik jangan mengungkit kekurangan orang.
    karena itu bentuk dari sebuah kekalahan,yang berkata pada diri kita sendiri,bahwa kita pun belum tentu lebih baik dari mereka….

  12. segala sesuatu akan dilakukan untuk mencapai kekuasaan,,,,
    klw masalah pencitraan kan sudah di lakukan SBY,,,,, tp hasilnya malah buruk,,,, dana century untuk kampanye,,,, ya… sama aja dengan ZA yang memeras pengusaha batubara untuk tambahan dana kampanye,,,, ya.. yang namanya juga sama2 di usung Partai “D” yang hanya mementingkan golongannya semata…. semoga ZA kalah dalam PILKADA 2010 daripada suatu saat nanti langsung di demo masyarakat.// Kal-sel untuk turun…..

  13. Ada banyak alasan mengapa Zairullah Azhar dan Habieb Aboebakar perlu didukung untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur KalSel
    1. Keduanya merepresentasikan tokoh yg berwawasan luas dan bukan menganggap orang non Banjar itu warga negara kelas dua. Tatkala ada calon menggagas issu kedaerahan rasanya mereka yg bukan asli org banua menjadi sekunder dan tdk sejajar dgn org banua sehingga persaingan sehat dalam kerangka NKRI dalam hal apasaja akan memarginalkan org yg bukan asli orang banua. Sementara Tokoh Zairullah Azhar dan Habib jelas berwawasan Nasional. Siapapun asal Warga Kalsel mendapat tempat yg sama. (ini Fakta Baliho)

    2. Zairullah adalah figur yg cinta anak yatim sudah puluhan tahun menyantuni anak yatim sejak beliau masih Kepala Dinas Kesehatan Kotamadya BJM. Beliau sangat peduli orang lain orang yg butuh bantuan dan bahkan sekarang sdh mendirikan Istana Anak Yatim (kecintaan beliau kepada anak yatim sdh puluhan tahun adalah FAKTA).

    3. Dengan gelar dokter yg ada pada Zairullah Azhar menandakan bahwa figur beliau adalah pelayan publik jad bukan beliau yg ingin dilayani (figur demikian merakyat dalam keseharannya) ini Fakta. dan masih banak lagi kelebihan beliau

  14. gelar dokter, menyantuni anak yatim dan berwawasan nasional bukan alsan yang tepat untuk mendukung… yang penting jelaskan dulu dong dari mana “duit” itu sumbernya hingga bisa menyewa fox indonesia, iklan di tv2 nasional….

    maaf, kenapa jadi nafsu banget sih jadi gubernur, jadi bupati sj msh tidak becus…

  15. Ah… Jgn ribut soal peras memeras itukan udah harusnya, siapa suruh nambang di tanbu? Soal dana tenang aja… Banyak kok yang udah siap mendanai selain blank income yang sudah msk dari dulu, kan mereka jg punya kepentingan untk masa depan tambang2 mereka, kalo tidak dukung ya kedepan saya persulit biar kapok, nanti jg klo sudah jadi gubernur modal saya balik lagi ribuan kali lipat, klo perlu banjarmasin dan banjarbaru saya lobangi sekalian jadi tanah bubur…ha…ha…ha… Muah..muah..muah.

  16. buat-buat teman-teman yang kirim komentarnya………tolong jangan pernah berfikiran rasis………..semua orang punya hak dan kesempatan yang sama dalam NKRI untuk menjadi yang terbaik diantara yang baik………….soal masalah dana kampanye hendaknya KPK yang mengusutnya>>>>>>……..

  17. saya rasa “benyamine” ini begitu bernafsu sekali ingin menjatuhkan Zairullah Azhar, karena saya menemukan beberapa blog lain yg mengatasnamakan nama dia dengan mengatakan hal serupa. Saya rasa semua orang memiliki hak untuk memimpin daerah ini. dan apa hak kita mengatakan orang lain tidak pantas memimpin suatu daerah. berkacalah pada diri sendiri. Kita sendiri mampu ngga berfikir memajukan daerah.

  18. […] The busiest day of the year was May 26th with 177 views. The most popular post that day was PILKADA 2010: IKLAN POLITIK ZAIRULLAH AZHAR. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: