PUISI (25): KEHADIRAN YANG ILAHI


Rasa lapar dahaga

kecupan kekasih hidup

yang mencumbu memberi rindu

raih segera tak berakhir

tertahan penantian tak hilang


Bulan seribu bulan

kemiskinan yang merayu hidup

rasakan lapar dahaga mendarah waktu

sungguh hijab ibadah puasa

rasakan lapar dahaga tiada miskin terasa

Bulan seribu bulan

tiada timbangan perhitungan dagang

rasakan lapar dahaga meraih untung

kalikan pahala mendamba segunung

hingga terlelap membeban raga

Bulan seribu bulan

lapar sesaat, terisi kenyang

dahaga sesaat, setetes merembes sesal

rasakan kehadiran Yang Ilahi dahaga hidup

sadar akan selalu berharap keridlaan Allah

Banjarbaru, 11 Agustus 2010

One Response

  1. Assalaamu’alaikum sahabatku HE.Benyamine.

    Selamat berpuasa dan mendapat keberkatan di bulan Ramadhan yang mulia ini.

    Saya kembali ke dunia maya semula setelah menghilang beberapa waktu atas hal yang tidak dapat dielakkan. semoga silaturahmi ini akan tetap terjalin selamanya.

    Senang dapat mengunjungi mas Ben lagi.
    Salam mesra dari saya di Sarawak.

    HEB: Wa’alaikum salam

    Selamat berpuasa dan semoga mendapatkan kemudahan dalam menggapai tujuan berpuasa.
    Juga semoga segala urusannya berjalan lancar dan mendapatkan berkah. Saya juga tidak begitu sempat mengunjungi sahabat dengan meninggalkan pesan, namun insya Allah tetap terjalin silaturahmi.

    Senang dapat komen dari Siti.
    salam hangat selalu di musim kemarau yang masih sering hujan di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: