PUISI (44): KEKASIH HATI


Menatap wajahmu, sekilas cermin hatiku bening

Hilang kata pemuja dalam dadaku, kau tersenyum

 

Menatap kembali senyummu, jantungku tak berdetak

Hilang panas dalam tubuhku, wajahmu berhias sepasang telaga

 

Menatap binar sepasang telagamu, jiwaku terbang bebas

Hilang segala rasa duniaku, kau menantap sedekat batinku

 

Kau tersenyum, tiada gemuruh purba memacu gumpalan darah

Aku sadar menghilang, kaulah kekasih hatiku

 

Banjarbaru, 7 Januari 2012

One Response

  1. sementara titip salam dulu dengan kekasihnya Pak Ben
    hehe…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: