PUISI: KEKASIH (7)


Sejak kau menemu hatiku malu, rindu menetap

Bebas hadirmu bagai pelukis menemu kanvas

Tiada harap seperti pelangi menanti henti hujan

Senyum itu

Kau hembuskan pada angin, menyapa

 

O Kekasih

Kau hadir bagai hujan terbebas kungkungan awan

Lapang bagai kecupan embun sambut mentari

Melayang, menyapa

 

Banjarbaru, 27 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: