CERITA ANAK (5): KETURUNAN NABI ADAM … KETURUNAN KABIL?

Pada suatu waktu, saat makan siang, Ara mengatakan bahwa kita semua ini keturunan Nabi Adam as. Tentu saja hal itu tidaklah aneh, sebagaimana apa yang dikatakan Ayuv bahwa nenek moyang manusia itu berasal dari tikus. Aku menjadi terbiasa dengan cetusan anak-anak, yang terkadang meluncur begitu saja, tentang berbagai hal yang tentu saja juga terkadang aneh dan baru terdengar oleh diriku.

Saat Ara mengatakan bahwa kita semua adalah keturunan Nabi Adam as, aku hanya tersenyum, dan mengatakan itu benar. Aku pikir sudah sampai di situ. Ternyata Ara melanjutkan cerita tentang Nabi Adam as tersebut.

“Begini kan ceritanya”, cetus Ara dengan santai sambil makan, “Kita ini semua keturunan Nabi Adam as. Ara baca di buku cerita-cerita dalam Al-Qur’an. Allah kan menciptakan Nabi Adam as dan istrinya”.

Continue reading

CERITA ANAK (3): AYUV … DISARANKAN MASUK SLB

Selesai sudah Taman Kanak-Kanak. “Aku berpikir sederhana. Aku memilihkan SD yang terdekat dengan rumah kami bagi Ayuv. Berdasarkan beberapa informasi dari mereka yang mempunyai anak di SD yang menjadi pilihanku untuk Ayuv adalah termasuk sekolah yang bagus dengan kepala sekolah teladan. Aku mendaftarkan Ayuv di sekolah tersebut dan diterima karena salah satu syaratnya bisa membaca dan memang di test membaca. Aku berusaha memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan pihak sekolah. Menebus pakaian seragam. Membeli buku pelajaran. Menebus lambang sekolah. Segalanya aku rasakan begitu lancar dan membuat diriku terlihat seperti orang yang mau sekolah, bukannya Ayuv”, Ayahnya Ayuv berbicara dengan dirinya sendiri.

Ayuv yang sudah berumur 5 tahun lebih dikit, masih tidak betah duduk di kursi sekolah, lebih banyak bergerak dan terus bergerak. Hari pertama sekolah dilalui dengan bergerak dalam kelas dan di luar kelas. Anak-anak yang lain sudah begitu tertib dan betah duduk untuk mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru. Ayuv sudah melewatkan hari pertamanya di sekolah dasar dengan pilihannya sendiri, tidak mengikuti arahan guru. Continue reading

CERITA ANAK (2) : AYUV BISA MEMBACA!

Perkembangan Ayuv di Taman Kanak-Kanak terkadang membuat ayahnya khawatir, apalagi bila dia memperhatikan anak-anak satu kelas dengan Ayuv. Teman-teman Ayuv begitu bersemangat mengikuti aktivitas yang ditentukan para guru. Sementara Ayuv pada saat yang sama asyik melakukan aktivitas sendiri. Teman-temannya di dalam kelas, Ayuv di luar kelas. Saat istirahat saja, sebagai waktu bebas, yang menyatukan Ayuv dengan teman-teman di halaman Taman Kanak-Kanak untuk bermain.

Continue reading

CERITA ANAK (1): AYUV … NUMPANG TK

Rasanya seperti tiba-tiba saja. Ayuv sudah harus dibangunkan pagi-pagi, Taman Kanak-Kanan sudah menunggunya. Kebiasaan tidur malam ternyata cukup membuat Ayuv bermasalah dengan bangun pagi. Kadang Ayuv tidur tengah malam, malah lebih sering, setidaknya di atas jam 10 malam. Entah energi dari mana, ternyata setelah dibangunkan, Ayuv langsung bergerak. Bergerak dan terus bergerak. Sarapan yang tersedia, dengan bantuan dan dorongan orang tuanya, dapat dihabiskan dengan cepat. Ayuv masih dimandikan dan dibiarkan mengosok giginya sendiri. Urusan gosok gigi, Ayuv terlihat seperti bermain dan menikmatinya, jadi hanya sentuhan terakhir kegiatan sikat gigi dibantu.

Continue reading

CERITA ANAK (4): MEMBALIK PERAN … ANAK BERCERITA

Pada saat tertentu, seorang Ayah begitu merasa lelah, begitu juga seorang Mamah. Anak-anak seperti tidak pernah merasa lelah. Mereka bergerak dan terus bergerak. Bersama anak-anak berarti bersama makhluk bermain yang mempunyai energi sangat melimpah. Mereka selalu berusaha untuk menghapus waktu. Menghapus keharusan. Membuat aturan sendiri.

Continue reading