ANGGREK MERATUS (5)

Beberapa hari ini lingkungan sekitar rumah, pada sisi tertentu, ada semerbak yang khas dan berbeda dengan wangi bunga yang lainnya.  Pada sisi tertentu, semerbak bunga sari gading yang menyertai hembusan angin, pada sisi yang lain wangi bunga kenanga yang semilir terbawa sepoi-sepoi angin lewat.

Semerbak yang berbeda itu ternyata berasal dari bungan anggrek meratus di bawah ini.  Parfum alami yang membawa suasana kebahagiaan dan menyediakan daya khayal yang menembus langit. Menghirup dengan dalam saat berada di dekatnya, kembali mengambil nafas, dan penciuman ini mendapatkan sensasi tersendiri.

Continue reading

ANGGREK MERATUS (4)

Lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar. Sementara kegiatan reboisasi yang dicanangkan pemerintah (terutama daearah) tidak lebih dari 5 ribu hektar per tahun, dan hasilnya belum bisa dinyatakan berhasil. Anggaran untuk kegiatan reboisasi dalam realisasinya lebih banyak tidak tepat sasaran, malah yang tercium lebih berbau proyek dengan slogan yang penting ada kegiatan reboisasi khususnya menanam pohon.

anggrek hutan meratus foto4 nopember

Anggrek bulbul meratus 01

Anggrek pandan meratus 01

Continue reading

ANGGREK HITAM KALIMANTAN

Sudah lama sekali, rasanya, Anggrek Hitam (black orchid) yang ada disekitar rumah hanya bertambah daunnya.  Terasa begitu enggan menampakkan setangkai bunganya, mungkin ada hal yang menyebabkan keengganan itu.

Setelah sekian lama, ternyata pada bulan Juni, Anggrek Hitam tersebut yang dalam bahasa latin diberi nama Coelogyne pandurata telah menunjukkan bunganya.  Nah, ini dia bunga si Anggrek Hitam yang difoto dengan kamera Kodak DC3400 pada tanggal 25 Juni 2009.

Anggrek Hitam (black orchid)

Anggrek Hitam (black orchid)

Continue reading

ANGGREK HUTAN KALIMANTAN TURUN GUNUNG

Oleh: HE. Benyamine

Anggrek hutan, termasuk dari Loksado, diperdagangkan dan dijarah, begitulah berita koran, yang realitanya dapat dilihat di Pal 7 jalan A. Yani setiap sore sabtu dan minggu.

Eksploitasi anggrek hutan Kalimantan memang sangat merisaukan dan perlu mendapatkan perhatian semua pihak, bukan hanya pemerintah melalui dinas terkait.

Anggrek Bulan Halong

Anggrek Bulan Halong

Berbagai jenis anggrek hutan Kalimantan diperdagangkan dengan seadanya, namun demikian harganya tetap masih cukup bernilai tinggi, bahkan untuk anggrek-anggrek tertentu bernilai ekonomi sangat tinggi.

Continue reading

ANGGREK MERATUS (3)

Anggrek meratus, masih alami, sekarang banyak diperdagangkan di pinggir jalan. Para pedagang mendapatkannya dari penduduk yang mengambil di dalam hutan.  Berbagai jenis anggrek yang ditawarkan, terkadang tidak diketahui seperti apa bunganya. Jika untung, mendapatkan anggrek yang bunganya sangat menarik dan cukup besar. Ada juga, anggrek yang dibeli ternyata bunganya sangat kecil, dan tidak begitu menarik.

Gambar di bawah merupakan anggrek meratus, di mana saat dibeli tidak tahu bentuk bunganya, yang ternyata bunganya seperti pada gambar ini.

meratus-kantung-02

Continue reading

ANGGREK MERATUS (2)

Beberapa anggrek di sekitar rumah ada yang berbunga, terutama anggrek hutan dari Pegunungan Meratus. Dulu beli di pinggir jalan A. Yani Km. 35 dekat Kantor Dinas Kehutanan Kalsel. Ada rasa senang bila anggrek-anggrek itu lagi berbunga. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1429 H, gambar-gambar anggrek ini diambil, mungkin dapat menambah suasana kegembiraan, dan sekaligus sebagai hadiah bagi yang melihatnya.

anggrek-hutan-meratus-cakar02

Continue reading

ANGGREK MERATUS (1)

anggrek-meratus-03

Beberapa bulan yang lalu, anggrek ini dibeli pada pedagang berpindah saat mereka nongkrong di pinggir Jl. A. Yani Km. 35 Banjarbaru dekat kantor Dinas Kehutanan Kalsel. Anggrek ini asli dari Pegunungan Meratus.

anggrek-meratus-bulu-01

Anggrek di atas, bunganya sangat banyak dan besar, berderet sepanjang batang. Bunga bertahan cukup lama, lebih dari 1 minggu.

anggrek-meratus-daun-tebal-02

Anggrek ini mempunyai daun yang tebal, saat ini berbunga dengan dua tangkai dalam satu batang, mungkin bisa lebih. Bunganya cukup banyak dan rapat, dapat bertahan lebih dari 1 minggu.

Anggrek-anggrek di atas adalah sebagian kecil yang merupakan NTFPs yang berasal dari Pegunungan Meratus. Banyak anggrek hutan Kalsel yang merupakan plasma nutfah, yang tak ternilai, yang terkadang dibiarkan saja rusak akibat banyaknya hutan yang dibabat. Para pedagang anggrek menyatakan bahwa mereka lebih sering mengambil anggrek dari pohon yang sudah dipotong, yang tidak dipedulikan oleh para penebang pohon karena memang bukan anggrek yang mereka cari tapi kayunya. Ada juga masyarakat di sekitar/dalam hutan yang mengambilnya, kemudian para pedagang membelinya dan kemudian dibawa ke kota.

Anggrek-anggrek ini terlalu menarik … dan hal ini menunjukkan bahwa kayu hanya sebagian kecil (5 persen) dari hasil hutan, sisanya tentu saja selain kayu; salah satunya anggrek ini.