NOVEL “GALUH HATI” KONSTRUKSI KEMANUSIAAN BANJAR

Oleh: HE. Benyamine

Novel Galuh Hati (GH) menggambarkan bahwa pendulangan intan Cempaka tak lebih dari lokasinya skandal cinta dan tempat kerja orang-orang yang bernasib buruk belaka. Dalam hal estetika, GH lebih baik dari karya sebelumnya yang bercerita tentang pendulangan Cempaka, baik bentuk cerpen maupun novel. Hal ini dikemukakan Tajuddin Noor Ganie (TNG) yang menjadi pengantar diskusi pada Diskusi Sastra Malam Sabtu (21/3/14) di Auditorium Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.

Image

Foto: Rini Ganefa (Koleksi pribadi RG), Semarang

Continue reading

Advertisements