FESTIVAL MURAKATA I: Sastra dan Seni yang Menggembirakan

Oleh: HE. Benyamine

Rimbun dengan pepohonan seakan memberi suasana puitis pada suatu tempat, bagai senandung yang menyatu dengan acara Lomba dan Pagelaran Seni Budaya Festival Murakata I (15 -17/8/2014), begitulah lapangan Dwi Warna Barabai dan sekitarnya. Lomba yang diperuntukan bagi pelajar se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini dengan tema Menampi Paung Sastra di Bumi Murakata Melanggat Jejak Juang Pahlawan Kemerdekaan Lewat Ekspresi Kembara Jiwa Mengembalikan Barabai Parisj van Borneo, merupakan festival yang terselenggara karena adanya berbagai kegiatan sastra dan seni sebelumnya; rutinitas, instens, dan partisipatif.

 

Continue reading

Advertisements

SAWIT DI LAHAN RAWA: PERLEMAH ROAD MAPS PEMBANGUNAN HST

Oleh: HE. Benyamine

Ekspos Kajian Potensi Lahan Rawa untuk Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit Kabupaten HST (24/10/12), merupakan awal tindakan seolah mengilmiahkan pembukaan perkebunan kelapa sawit skala besar. Kajian akan dilakukan di tiga kecamatan yang ada di HST, yang diketahui memiliki potensi lahan rawa, seperti kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), dan kecamatan Pandawan (Media Kalimantan, 25 Oktober 2012: A7).  Lahan rawa (lahan basah) dengan keanekaragaman hayati tinggi, yang juga sangat rentan terhadap gangguan lingkungan, apalagi untuk perkebunan besar kelapa sawit yang akan melakukan perubahan topografi lingkungan menjadi seragam, tentu tidak ada alasan ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan selain mengarahkan pada kerusakan dan tragedi lingkungan HST.

Continue reading

SAWIT DI LAHAN BASAH PETAKA HST

Oleh: HE. Benyamine

Lahan basah, seperti lahan rawa di Hulu Sungai Tengah (HST) yang diperkirakan seluas 13.000 hektar yang tersebar di empat kecamatan sedang diwacanakan untuk diserahkan kepada perkebunan kelapa sawit. Bupati HST berdasarkan masukan lingkaran kekuasaannya berencana memberikan izin perkebunan, karena dianggap sangat cocok untuk perkebunan kelapa sawit, dengan bayangan yang dapat menjadikan wilayah sungai Buluh dan sekitarnya akan menjadi kawasan zona ekonomi baru yang strategis di HST. Bayangan indah di atas kertas dengan pandangan terbatas.

Continue reading

ANCAMAN SAWIT PADA LAHAN RAWA

Oleh: HE. Benyamine

Para petani sekarang tidak hanya dihadapkan dengan kelangkaan pupuk dan harga tak bersaing pasca panen, tapi sekarang juga dihadapkan dengan masalah kebanjiran yang menyebabkan sawah-sawah mereka tergenang yang membuat gagal panen dan tak berani melakukan penanaman kembali. Hal ini dialami petani Sungai Rutas Ilir Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS) Kabupaten Tapin (Koran Lokal, 5/1/2011), yang terancam mata pencahariannya karena gagal panen dan tidak berani mengambil resiko menanam.

Continue reading

SAWIT LAHAN RAWA MENCEKIK KEHIDUPAN WARGA

Oleh: HE. Benyamine

Dalam tiga tahun terakhir, wilayah Candi Laras Kabupaten Tapin, di beberapa tempat mengalami perubahan genangan karena perubahan ekosistem lahan rawa dan sungai dengan masuknya investasi perkebunan besar. Beberapa tempat yang dulunya tidak pernah mengalami genangan yang cukup lama, sekarang warga masyarakat dihadapkan dengan genangan yang lama di tempat pemukiman, jalan, dan persawahan. Genangan ini merupakan ancaman nyata pada kehidupan warga, karena terjadinya perubahan ekosistem rawa dan sungai yang masif dan ekspansif dalam beberapa tahun terakhir, terutama perkebunan besar kelapa sawit yang memanfaatkan lahan rawa dan sungai sebagai lahan perkebunan.

Continue reading