NOVEL LAMPAU: LOKSADO YANG INDAH

Oleh: HE. Benyamine

“When knowledgeable old person dies, a whole library disappears”

Loksado merupakan tujuan wisata yang ada di Kalimantan Selatan. Wisata alam yang mempunyai daya tarik dari segi keindahan alam dan tradisi masyarakatnya. Jika menyebut bambu rafting, maka nama Loksado yang terlintas. Pengetahuan lokal sesungguhnya merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat yang berdiam di wilayah Loksado, yang menempatkan tokoh/orang tua pada tempat yang terhormat dan bernilai sebagaimana pepatah Afrika di atas.

Continue reading

Advertisements

TAMAN ZAFRY ZAMZAM

Oleh: HE. Benyamine

“Mengapa kota Banjarbaru yang mampu membangun tugu dengan anggaran  “wah” atau kota Banjarmasin yang mampu menancapkan pintu gerbang juga “wah” dananya, atau kota Kandangan yang sedang membangun tugu yang menyesakkan bundaran yang ada dengan biaya “wah” tentunya, tetapi tidak ada gedung pertunjukkan yang representatif untuk kegiatan dan aktivitas yang mendorong pembangunan peradaban? Apakah kota Banjarbaru, misalnya, berani memilih untuk membangun gedung kesenian yang “wah” sebagaimana kemampuannya membangun Tugu Simpang Empat?”

“Penghargaan terhadap satu tokoh kota Banjarbaru, dengan berbagai hal berikut yang melekat pada beliau, yakni: sebagai ulama, pendidik (rektor IAIN Antasari), birokrat (kepala penerangan), budayawan, sastrawan (puisi dan prosa), dan pejuang, dengan bangga memberikan nama gedung kesenian bergengsi tersebut dengan mengabadikan nama beliau; Taman Zafri Zamzam, taman kebudayaan layaknya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.”

 

Pagelaran teater Dewan Kesenian Kota Banjarbaru dengan didukung Museum Lambung Mangkurat (19/11/11) yang diselenggarakan di Auditurium Museum Lambung Mangkurat menyuguhkan pertunjukkan yang menarik dan bermakna. Pada pagelaran ini dipentaskan dua naskah, karena satu naskah batal, yaitu: (1) Arwah-Arwah karya W.B. Yeats terjemahan Suyatna Anirun dan (2) Tangis Napi Pembunuh karya Luki Safriana. Kedua naskah dipentaskan dengan cukup baik dan apik, dan pagelaran teater seperti ini telah mampu menjadi hiburan alternatif yang lebih mendidik dan sebenarnya bergengsi.

Continue reading

BONGKAR PASAR LOS BATU KANDANGAN ABAI SEJARAH

Oleh: HE. Benyamine

Mesjid Taqwa sudah berubah menjadi mesjid megah, gedung Ramu (Rakat Mufakat) musnah, sekarang pasar mau ‘disulap’. Mana bangunan kuno yang dapat dibanggakan keasliannya di HSS?”. (08123014xxx) (Interaktif Sinar Kalimantan, 2 Maret 2009: 13).

Pesan di atas nampak menunjukkan suatu kekhawatiran dan kegelisahan tentang rekam jejak Kota Kandangan, yang satu persatu ditelan oleh ketidakpedulian pengambil kebijakan daerah tersebut terhadap sejarah kotanya. Berdasarkan alasan pembangunan, berbagai peninggalan bersejarah, dinyatakan sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan. Kemodernan yang naif dan atas nama pembangunan yang merusak dan cenderung tidak bergerak maju.

Pemkab HSS sudah memutuskan untuk membongkar bangunan kuno pasar Los Batu Kandangan, dengan alasan sudah tidak layak dan dapat membahayakan warga yang beraktivitas di pasar tersebut. Bangunannya sudah dianggap terlalu tua untuk terus dipertahankan, dan juga kepadatan manusia yang bertransaksi membuat pasar menjadi terlihat rapuh, kumuh, dan jorok serta sudah melebihi daya tampung yang wajar.

Continue reading

PENYAKIT LAYU PISANG DAPAT MUSNAHKAN PISANG KALSEL

Oleh: HE. Benyamine

Penyakit layu pisang yang belum teratasi di Kabupaten Banjar (Radar Banjarmasin, 27 Desember 2008: 15), yang telah mematikan ribuan hektar tanaman petani pisang sejak beberapa tahun yang lalu, hingga sekarang terus mengalami penyebaran yang semakin luas.

Buah pisang yang diserang penyakit layu pisang, tanaman di belakang rumah kami yang cuma beberapa pohon, bagaimana dengan tanaman petani ...

Buah pisang yang diserang penyakit layu pisang, tanaman di belakang rumah kami yang cuma beberapa pohon, bagaimana dengan tanaman petani ...

Hal ini tentu saja sangat menurunkan tingkat kesejahteraan petani pisang di Kabupaten Banjar, dan tinggal menunggu waktunya mengalami kemusnahan. Musnahnya komoditas pisang sebagai salah satu komoditas unggulan daerah benar-benar terjadi apabila pemerintah kabupaten/kota dan provensi tidak melakukan tindakan segera secara bersama-sama.

Pohon pisang terserang Penyakit Layu Pisang, betapa besar tandannya yang memberi harapan tapi ternyata buahnya berlendir.

Pohon pisang terserang Penyakit Layu Pisang, betapa besar tandannya yang memberi harapan tapi ternyata buahnya berlendir.

Continue reading

PEMERINTAH DAERAH DI KALSEL PERLU SIAGA PENYAKIT LAYU PISANG

Oleh: HE. Benyamine

Kabupaten Tapin mulai dihadapkan persoalan penyebaran penyakit layu pisang, yang sebelumnya sudah terjadi di Kabupaten Banjar, dan kemungkinan terus menyebar keseluruh Kalsel. Pemerintah daerah sudah seharusnya mengambil tindakan secara terpadu dan terencana, sebelum persoalan penyakit layu pisang membinasakan komoditas pisang yang ada di daerah ini.

Continue reading