ANGGREK MERATUS (4)

Lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar. Sementara kegiatan reboisasi yang dicanangkan pemerintah (terutama daearah) tidak lebih dari 5 ribu hektar per tahun, dan hasilnya belum bisa dinyatakan berhasil. Anggaran untuk kegiatan reboisasi dalam realisasinya lebih banyak tidak tepat sasaran, malah yang tercium lebih berbau proyek dengan slogan yang penting ada kegiatan reboisasi khususnya menanam pohon.

anggrek hutan meratus foto4 nopember

Anggrek bulbul meratus 01

Anggrek pandan meratus 01

Continue reading

Advertisements

BALAI ADAT MERATUS

Oleh: HE. Benyamine


Masyarakat adat Pegunungan Meratus minta sumbangan seng untuk atap Balai Adat atau untuk keperluan renovasi Balai Adat. Ada apa dengan masyarakat adat tersebut, sehingga untuk merenovasi balai adat mereka harus meminta sumbangan dengan pihak lain. Bagaimana jika mereka harus membangun balai adat baru, mungkin lebih tidak sanggup lagi. Masyarakat minta sumbangan, apalagi kepada pemerintah, bukanlah perbuatan yang dilarang ataupun merendahkan masyarakat tersebut. Tapi, minta sumbangan untuk sesuatu yang menjadi bagian dari budaya masyarakat itu sendiri terasa menyedihkan dan memunculkan tanda tanya besar; apa yang sedang terjadi dengan masyarakat adat tersebut. Apalagi keberadaan balai adat tersebut termasuk bagian budaya yang sangat vital dan penting.

Di Balai Adat ini, upacara Aruh Ganal di selenggarakan

Di Balai Adat ini, upacara Aruh Ganal di selenggarakan (Foto: http://www.melayuonline.com)

Continue reading

ANGGREK HUTAN KALIMANTAN TURUN GUNUNG

Oleh: HE. Benyamine

Anggrek hutan, termasuk dari Loksado, diperdagangkan dan dijarah, begitulah berita koran, yang realitanya dapat dilihat di Pal 7 jalan A. Yani setiap sore sabtu dan minggu.

Eksploitasi anggrek hutan Kalimantan memang sangat merisaukan dan perlu mendapatkan perhatian semua pihak, bukan hanya pemerintah melalui dinas terkait.

Anggrek Bulan Halong

Anggrek Bulan Halong

Berbagai jenis anggrek hutan Kalimantan diperdagangkan dengan seadanya, namun demikian harganya tetap masih cukup bernilai tinggi, bahkan untuk anggrek-anggrek tertentu bernilai ekonomi sangat tinggi.

Continue reading

ANGGREK MERATUS (3)

Anggrek meratus, masih alami, sekarang banyak diperdagangkan di pinggir jalan. Para pedagang mendapatkannya dari penduduk yang mengambil di dalam hutan.  Berbagai jenis anggrek yang ditawarkan, terkadang tidak diketahui seperti apa bunganya. Jika untung, mendapatkan anggrek yang bunganya sangat menarik dan cukup besar. Ada juga, anggrek yang dibeli ternyata bunganya sangat kecil, dan tidak begitu menarik.

Gambar di bawah merupakan anggrek meratus, di mana saat dibeli tidak tahu bentuk bunganya, yang ternyata bunganya seperti pada gambar ini.

meratus-kantung-02

Continue reading

ANGGREK MERATUS (2)

Beberapa anggrek di sekitar rumah ada yang berbunga, terutama anggrek hutan dari Pegunungan Meratus. Dulu beli di pinggir jalan A. Yani Km. 35 dekat Kantor Dinas Kehutanan Kalsel. Ada rasa senang bila anggrek-anggrek itu lagi berbunga. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1429 H, gambar-gambar anggrek ini diambil, mungkin dapat menambah suasana kegembiraan, dan sekaligus sebagai hadiah bagi yang melihatnya.

anggrek-hutan-meratus-cakar02

Continue reading

SIRIH MERATUS

Beberapa jenis sirih raja yang ditemukan di Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan. Di beli pada pedagang anggrek hutan di Jl. A. Yani Km.35 Banjarbaru dekat kantor Dept Kehutanan Kalsel

Di beli pada pedagang anggrek hutan di Jl. A. Yani Km.35 dekat kantor Dept Kehutanan Kalsel
Di beli pada pedagang anggrek hutan di pinggir Jl. A. Yani Km.35 Kalsel
Di beli pada pedagang anggrek hutan