NOVEL “GALUH HATI” KONSTRUKSI KEMANUSIAAN BANJAR

Oleh: HE. Benyamine

Novel Galuh Hati (GH) menggambarkan bahwa pendulangan intan Cempaka tak lebih dari lokasinya skandal cinta dan tempat kerja orang-orang yang bernasib buruk belaka. Dalam hal estetika, GH lebih baik dari karya sebelumnya yang bercerita tentang pendulangan Cempaka, baik bentuk cerpen maupun novel. Hal ini dikemukakan Tajuddin Noor Ganie (TNG) yang menjadi pengantar diskusi pada Diskusi Sastra Malam Sabtu (21/3/14) di Auditorium Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.

Image

Foto: Rini Ganefa (Koleksi pribadi RG), Semarang

Continue reading

Advertisements

RUMAH DEBU

Aku hanyalah sebutir debu dalam genggaman angin ….”* Entah angin mana yang membawaku ke tempat di mana angin sudah dikuasai dan dikendalikan. Aku tiba-tiba saja berdiri di depan rak-rak buku besar-besar, tapi hanya ada satu buku, benar sebenar-benarnya hanya sebuah buku terpampang di situ. Aku tertegun dan tidak sempat berpikir apalagi bertanya, sekedipan mata buku itu sudah berada di tangan, dan aku begitu saja meninggalkan tampat itu yang nampak penuh debu setelah buku itu berpindah ke tanganku.

Continue reading

JAZIRAH CINTA DALAM SUDUT PANDANG PENZIARAH DUNIA

Oleh: HE. Benyamine

Manusia adalah pengembara di dunia. Pada waktunya, tidak maju juga mundur, akan kembali ke tempat asalnya. Namun demikian, banyak  alasan yang menjadi dasar seseorang dalam memutuskan untuk menjadi seorang pengembara yang sesuai dengan cara pandangnya dan tingkat pengetahuan serta pemahamannya terhadap kehidupan dan tujuan penciptaannya di dunia ini. Dalam beberapa hal, novel Jazirah Cinta karya Randu Alamsyah (Penerbit Zaman, 2008; cet. I) mampu menghadirkan beberapa pandangan tentang “Pada dasarnya kita semua di dunia ini adalah pengembara.” Novel ini menghadirkan panduan tentang manusia adalah pengembara atau penziarah dunia yang terasa dari awal bab hingga akhir cerita dan pada akhir buku dijelaskan atas pandangan pengembara oleh tokoh misterius Alamsyah.

Continue reading

NOVEL ASAP BAGAI CATATAN AKTIVIS

Oleh: HE. Benyamine

Kepedulian terhadap lingkungan hidup dan permasalahan keserakahan dalam pemanfaatan sumberdaya alam dapat dilakukan melalui berbagai saluran, satu di antaranya lewat novel sebagaimana yang ditulis oleh Ersis Warmasnsyah Abbas dengan judul ASAP yang diterbitkan Penerbit Wahana Jaya Abadi, Bandung 2010, yang sekaligus merupakan ungkapan keberkaitan dengan keyakinan penulisnya bahwa “Alam adalah kehidupan, tanda-tanda KebesaranNya” yang tertulis pada sampul bukunya.

Continue reading