KEMENANGAN 2M TAK MENGEJUTKAN (Tanggapan Tulisan Taufik Arbain)

Oleh: HE. Benyamine

Hasil pemilu kada Walikota Banjarmasin 2010 membuat kalangan elit politik daerah khususnya kota Banjarmasin dan mereka yang begitu terpaku dengan hasil berbagai survey mengalami keterkejutan politik (political shock). Namun hal ini, belum tentu dialami oleh kebanyakan masyarakat Banjarmasin yang telah menentukan pilihan yang mengakhiri keberlanjutan petahana (incumbent) dan mengabaikan calon walikota lainnya.

Tulisan Taufik Arbain, Tujuh Rahasia Kemenangan 2M (Radar Banjarmasin, 18 Juni 2010:3), cukup menarik dalam menganalisa fenomena kemenangan H. Muhidin yang berdasarkan berbagai lembaga survey jauh di bawah keunggulan AYUHA yang di atas 50 persen, dan jikapun terjadi peristiwa politik khusus dalam skala sedang tidak mungkin menggeser petahana (incumbent). Continue reading

Advertisements

SASTRAWAN MENIKAM DIRINYA SENDIRI

Oleh: HE. Benyamine

Dunia sastra dan seni dipandang sebagai dunia yang sepi dan sunyi, karena adanya pendapat bahwa politik tidak layak mengotori keindahan kata-kata sastrawan dan merusak gerak laku seniman, sehingga terlalu banyak karya sastra atau seni seperti hilang tertiup angin. Dunia sastra dan seni terlepas dari kehidupan hiruk pikuknya politik, yang membuat karya sastra atau seni tidak menjadi bagian dari warna kehidupan itu sendiri, yang hanya hadir dalam lingkungan terbatas dan berbatas. Bahkan, terkesan sastrawan atau seniman berpolitik dalam kelompok atau lingkarannya sendiri, bebas dari dunia nyata. Continue reading