Posted on November 8, 2009 by HE. Benyamine
Lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar. Sementara kegiatan reboisasi yang dicanangkan pemerintah (terutama daearah) tidak lebih dari 5 ribu hektar per tahun, dan hasilnya belum bisa dinyatakan berhasil. Anggaran untuk kegiatan reboisasi dalam realisasinya lebih banyak tidak tepat sasaran, malah yang tercium lebih berbau proyek dengan slogan yang penting ada kegiatan reboisasi khususnya menanam pohon.



Read more »
Filed under: HUTAN, NTFPs | Tagged: ANGGREK, HE. Benyamine, HUTAN, Kalimantan, Lahan kritis, Meratus, NTFPs, Orchid | 8 Comments »
Posted on October 31, 2009 by HE. Benyamine
Oleh: HE. Benyamine
Pencemaran yang terjadi di sungai Balangan yang disebabkan limbah perusahaan batu bara milik PT. Adaro Indonesia di Paringin Kalimantan Selatan merupakan tindak kejahatan lingkungan yang tidak bisa dianggap selesai hanya karena pihak perusahaan memberikan kompensasi terhadap kerugian masyarakat yang terkena dampaknya.
Pemberian kompensasi atas kerugian masyarakat harus segera direalisasikan, tanpa terlalu dibebani dengan prasangka ada kelompok yang memanfaatkan situasi ini, karena pencemaran sungai sebagai satu di antara yang menjadi sumber kehidupan akan dirasakan oleh masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Di samping itu, pihak yang berwenang harus mempertegas sikapnya bagaimana pemulihan fungsi lingkungan hidup hingga mendekati kondisi sebelum pencemaran terjadi. Read more »
Filed under: TERTULIS | Tagged: Amdal, Batubara, Dampak, HE. Benyamine, Kabupaten Balangan, Kalsel, Kejahatan Lingkungan, Limbah Tambang, Lingkungan Hidup, Paringin, Pencemaran Sungai, PT. Adaro Indonesia, Sungai Balangan, Tambang Batu Bara, Tata Kelola Pemerintahan, UU No.32/2009 | 10 Comments »
Posted on October 22, 2009 by HE. Benyamine
Oleh: HE. Benyamine
Peringatan Hari Habitat Dunia yang ditetapkan The United Nation pada Senin pertama bulan Oktober setiap tahun sebagai bagian dari upaya mendukung agenda habitat yang telah dirumuskan dalam Deklarasi Vancouver 1976 untuk sebuah harapan dan pemihakan pada hunian yang layak bagi semua.
Pada tahun 2009, tema yang dipilih The UN-Habitat adalah Planning our Urban Future, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya memperbaiki perencanaan perkotaan dalam berhadapan dan beradaptasi dengan tantangan-tantangan baru.
Read more »
Filed under: TERTULIS | Tagged: Hari Habitat Dunia, HE. Benyamine, Kota, Perencanaan Perkotaan, Planning our Urban Future, Ruang Terbuka Hijau, Tata Pemerintahan, Tata Ruang, UN-Habitat, Urbanisasi, UU No.26/2007, World Habitat Day 2009 | 7 Comments »
Posted on October 15, 2009 by HE. Benyamine
Sungguh terkejut dan tidak percaya, bila ada orang mengikuti suatu lomba penulisan dengan mengambil sebagian besar isi tulisan yang diikutsertakannya dari tulisan orang lain. Apalagi, menyertakan tulisan orang lain itu hanya dengan memindahkan paragraf demi paragraf secara berurutan.
Perbuatan mengambil tulisan orang lain dan diakui sebagai tulisan sendiri, sebelumnya sudah pernah terjadi, dan malah hanya mengganti nama dan merubah judulnya saja lalu mengirimkan ke koran dan ternyata dimuat. Saat membaca koran tersebut, karena tertarik dengan judulnya lalu membacanya, sejak paragraf pertama terasa seperti membaca tulisan sendiri dan setelah dilanjutkan baru sadar ternyata sama persis (copy pasta); memang tulisan sendiri yang berganti nama dan judulnya.
Read more »
Filed under: TERTULIS | Tagged: Batubara, Copy Pasta, HE. Benyamine, Jalan Negara, Jatam.org, Kalsel, Lomba Penulisan Artikel, Walhi Kalsel | 13 Comments »
Posted on October 8, 2009 by HE. Benyamine
Perkembangan Ayuv di Taman Kanak-Kanak terkadang membuat ayahnya khawatir, apalagi bila dia memperhatikan anak-anak satu kelas dengan Ayuv. Teman-teman Ayuv begitu bersemangat mengikuti aktivitas yang ditentukan para guru. Sementara Ayuv pada saat yang sama asyik melakukan aktivitas sendiri. Teman-temannya di dalam kelas, Ayuv di luar kelas. Saat istirahat saja, sebagai waktu bebas, yang menyatukan Ayuv dengan teman-teman di halaman Taman Kanak-Kanak untuk bermain.
Read more »
Filed under: CERITA ANAK | Tagged: Belajar, Buku, Cara Belajar, Cerita, CERITA ANAK, HE. Benyamine, Membaca, SD, Taman Kanak-kanak | 6 Comments »
Posted on October 1, 2009 by HE. Benyamine
:Marshmallow
(30 September 2009)
Oleh: HE. Benyamine
Baru saja mengenang kisah mudik
karena Emak dirindu di Bukittinggi
juga tempat lahir hingga besar
begitu banyak tegur sapa hiasi langit cerah
meluncur dari hati betapa ringan melapangkan
Ada rasa malu saat melupakan
wajah-wajah terlukis masa
yang lekat dan terasa dekat
bertemu Etek, Pak Etek, Mamak, Mak Tuo
memanggil-manggil Uni Uda berganti-ganti
Gempa 7,6 skala Richter menjalari tanah Sumatera Barat
susulan 6,2 skala Richter tambah mencekam
wajah-wajah terlukis masa itu menyatu
menguatkan hati dalam kesabaran mengikhlaskan
yakini masih banyak nikmat Allah terhampar
Kesedihan menyelinap kapan saja
duka nestapa bisa menjerat setiap saat
bahkan kematian tiada yang menduga
manakala masih ada hidup
menggerakkan hati menyelami duka sesama
Banjarbaru, 1 Oktober 2009
Filed under: PUISI | Tagged: Gempa, HE. Benyamine, PUISI, Sumatera Barat | 14 Comments »
Posted on September 27, 2009 by HE. Benyamine
Oleh: HE. Benyamine
Pada tanggal 11 September 2009, Taman Air Mancur Kota Banjarbaru kembali penuh dengan bintang kata yang bertebaran dan memancarkan kemilaunya, yang menghiasi malam seakan bersanding dengan bintang-bintang yang nampak karena cerahnya langit. Begitu terasa adanya kebersamaan dalam tadarus puisi, yang jelas memberikan suatu suasana yang berbeda dengan hiruk pikuknya malam yang biasa berdetak di jantung Kota Banjarbaru.
Read more »
Filed under: TERTULIS | Tagged: Banjarbaru, Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, HE. Benyamine, Kalsel, M. Rifani Djamhari, Pemerintah Kota Banjarbaru, Sastra, Sastrawan Kalsel, Tadarus Puisi | 10 Comments »
Posted on September 16, 2009 by HE. Benyamine
Oleh: HE. Benyamine
Sekelompok orang yang disebut pengecut dan tidak bertanggung jawab oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, karena mereka terus melakukan pembakaran lahan hingga menyebabkan kabut asap yang pekat. Sekelompok orang itu, menurutnya perlu mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat; kucilkan saja orang-orang tersebut (www.antaranews.com, diakses 9 September 2009; Gubernur: Pembakar Lahan Itu Pengecut). Kegeraman gubernur sebagai suatu keprihatinan terjadinya kabut asap yang pekat yang hampir merata di 14 kabupaten/kota akibat kebakaran lahan adalah suatu kewajaran dan memang seharusnya.
Di sisi lain, geramnya gubernur Kalteng ini memberikan kesan tidak adanya perencanaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Karena dikemukan saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan disertai kabut asap. Gubernur Kalteng juga pernah menyatakan akan mundur (tahun 2006) jika semua pihak tidak ada yang peduli terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. Padahal, sebagai gubernur sudah seharusnya menyadari tentang kondisi Kalimantan Tengah adalah termasuk wilayah yang rentan dan potensial terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena akibat kerusakan ekologis hutan, khususnya hutan gambut dimana fungsi hidrologisnya rusak, seperti akibat Proyek Lahan Gambut 1 juta hektar.
Read more »
Filed under: HUTAN, TERTULIS | Tagged: Gubernur Kalteng, HE. Benyamine, Kabupaten Pulang Pisau, Kabut Asap, Kalimantan Tengah, Kebakaran Lahan, Kerusakan Gambut, Kubah Gambut, Ladang, Peat Dome, Perusahaan Perkebunan, Sanksi Sosial, Zona Agroekologi, Zona Konservasi | 16 Comments »
Posted on September 7, 2009 by HE. Benyamine
Oleh: HE. Benyamine
Bundaran Mini Walikota (bumi wal) yang dibangun di depan rumah dinas walikota Banjarbaru saat ini mulai dibongkar, untuk kemudian dibangun tugu dengan anggaran lebih dari Rp. 400 juta. Mungkin walikota sudah bosan melucu dengan bundaran mininya, dan mencoba melucu kembali dengan membangun tugu di lokasi tersebut. Untuk kebutuhan karakter visual lingkungan, sebenarnya dilokasi tersebut sudah ada satu diantara landmark Kota Banjarbaru, yaitu Tower PDAM sebagai elemen spesifik yang ada di dalam kota. Tower tersebut bisa dikatakan sebagai landmark besar, karena bisa dilihat dari jauh. Lalu, tidak jauh dari tower tersebut terdapat Tugu Bundaran Simpang Empat Banjarbaru yang juga merupakan landmark besar, yang hingga sekarang masih dalam tahap pengerjaan pembangunan dengan menghabiskan anggaran lebih dari 3 milyar.
Read more »
Filed under: TERTULIS | Tagged: Banjarbaru, Bundaran Mini Walikota, Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, HE. Benyamine, Kalsel, Tugu | 14 Comments »
Posted on September 1, 2009 by HE. Benyamine
Rasanya seperti tiba-tiba saja. Ayuv sudah harus dibangunkan pagi-pagi, Taman Kanak-Kanan sudah menunggunya. Kebiasaan tidur malam ternyata cukup membuat Ayuv bermasalah dengan bangun pagi. Kadang Ayuv tidur tengah malam, malah lebih sering, setidaknya di atas jam 10 malam. Entah energi dari mana, ternyata setelah dibangunkan, Ayuv langsung bergerak. Bergerak dan terus bergerak. Sarapan yang tersedia, dengan bantuan dan dorongan orang tuanya, dapat dihabiskan dengan cepat. Ayuv masih dimandikan dan dibiarkan mengosok giginya sendiri. Urusan gosok gigi, Ayuv terlihat seperti bermain dan menikmatinya, jadi hanya sentuhan terakhir kegiatan sikat gigi dibantu.
Read more »
Filed under: CERITA ANAK | Tagged: Anak-Anak, Belajar, Bermain, CERITA ANAK, HE. Benyamine, Imajinasi, Rasa Ingin Tahu, Sekolah, Taman Kanak-kanak | 8 Comments »