Anggota Dewan kok Nganggur

Oleh: HE. Benyamine

Sungguh mengejutkan! Ternyata anggota dewan Kota Banjarbaru belum mempunyai pekerjaan, padahal mereka sudah dilantik sejak tanggal 9 Oktober 2009. Tiadanya pekerjaan bagi anggota dewan, setidaknya begitu jelas tergambar seperti yang dikatakan Tafsir SPd. (anggota DPRD Kota Banjarbaru asal PKS) bahwa anggota dewan hanya datang, duduk, dan diam saja, tak terkecuali dirinya sendiri (Radar Banjarmasin, 5 Novemper 2009: 10). Namun demikian, anggota dewan tersebut sudah mendapatkan gaji dan tunjungan (duit – 4D), yang tidak terucapkan oleh Tafsir untuk melengkapi penjelasannya. Read more »

ANGGREK MERATUS (4)

Lahan kritis di Kalimantan Selatan lebih dari 500 ribu hektar. Sementara kegiatan reboisasi yang dicanangkan pemerintah (terutama daearah) tidak lebih dari 5 ribu hektar per tahun, dan hasilnya belum bisa dinyatakan berhasil. Anggaran untuk kegiatan reboisasi dalam realisasinya lebih banyak tidak tepat sasaran, malah yang tercium lebih berbau proyek dengan slogan yang penting ada kegiatan reboisasi khususnya menanam pohon.

anggrek hutan meratus foto4 nopember

Anggrek bulbul meratus 01

Anggrek pandan meratus 01

Read more »

PERUSAHAAN DAN PEMERINTAH LALAI (Soal Pencemaran Sungai Balangan)

 

Oleh: HE. Benyamine

Pencemaran yang terjadi di sungai Balangan yang disebabkan limbah perusahaan batu bara milik PT. Adaro Indonesia di Paringin Kalimantan Selatan merupakan tindak kejahatan lingkungan yang tidak bisa dianggap selesai hanya karena pihak perusahaan memberikan kompensasi terhadap kerugian masyarakat yang terkena dampaknya.

Pemberian kompensasi atas kerugian masyarakat harus segera direalisasikan, tanpa terlalu dibebani dengan prasangka ada kelompok yang memanfaatkan situasi ini, karena pencemaran sungai sebagai satu di antara yang menjadi sumber kehidupan akan dirasakan oleh masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Di samping itu, pihak yang berwenang harus mempertegas sikapnya bagaimana pemulihan fungsi lingkungan hidup hingga mendekati kondisi sebelum pencemaran terjadi. Read more »

HARI HABITAT DUNIA 2009: PERENCANAAN KOTA SEBAGAI WAJAH TATA PEMERINTAHAN

Oleh: HE. Benyamine


Peringatan Hari Habitat Dunia yang ditetapkan The United Nation pada Senin pertama bulan Oktober setiap tahun sebagai bagian dari upaya mendukung agenda habitat yang telah dirumuskan dalam Deklarasi Vancouver 1976 untuk sebuah harapan dan pemihakan pada hunian yang layak bagi semua.

Pada tahun 2009, tema yang dipilih The UN-Habitat adalah Planning our Urban Future, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya memperbaiki perencanaan perkotaan dalam berhadapan dan beradaptasi dengan tantangan-tantangan baru.

Read more »

COPAS UNTUK LOMBA

Sungguh terkejut dan tidak percaya, bila ada orang mengikuti suatu lomba penulisan dengan mengambil sebagian besar isi tulisan yang diikutsertakannya dari tulisan orang lain. Apalagi, menyertakan tulisan orang lain itu hanya dengan memindahkan paragraf demi paragraf secara berurutan.

Perbuatan mengambil tulisan orang lain dan diakui sebagai tulisan sendiri, sebelumnya sudah pernah terjadi, dan malah hanya mengganti nama dan merubah judulnya saja lalu mengirimkan ke koran dan ternyata dimuat. Saat membaca koran tersebut, karena tertarik dengan judulnya lalu membacanya, sejak paragraf pertama terasa seperti membaca tulisan sendiri dan setelah dilanjutkan baru sadar ternyata sama persis (copy pasta); memang tulisan sendiri yang berganti nama dan judulnya.

Read more »

CERITA ANAK (2) : AYUV BISA MEMBACA!

Perkembangan Ayuv di Taman Kanak-Kanak terkadang membuat ayahnya khawatir, apalagi bila dia memperhatikan anak-anak satu kelas dengan Ayuv. Teman-teman Ayuv begitu bersemangat mengikuti aktivitas yang ditentukan para guru. Sementara Ayuv pada saat yang sama asyik melakukan aktivitas sendiri. Teman-temannya di dalam kelas, Ayuv di luar kelas. Saat istirahat saja, sebagai waktu bebas, yang menyatukan Ayuv dengan teman-teman di halaman Taman Kanak-Kanak untuk bermain.

Read more »

PUISI (15): GEMPA SUMATERA BARAT

:Marshmallow
(30 September 2009)

Oleh: HE. Benyamine

Baru saja mengenang kisah mudik
karena Emak dirindu di Bukittinggi
juga tempat lahir hingga besar
begitu banyak tegur sapa hiasi langit cerah
meluncur dari hati betapa ringan melapangkan

Ada rasa malu saat melupakan
wajah-wajah terlukis masa
yang lekat dan terasa dekat
bertemu Etek, Pak Etek, Mamak, Mak Tuo
memanggil-manggil Uni Uda berganti-ganti

Gempa 7,6 skala Richter menjalari tanah Sumatera Barat
susulan 6,2 skala Richter tambah mencekam
wajah-wajah terlukis masa itu menyatu
menguatkan hati dalam kesabaran mengikhlaskan
yakini masih banyak nikmat Allah terhampar

Kesedihan menyelinap kapan saja
duka nestapa bisa menjerat setiap saat
bahkan kematian tiada yang menduga
manakala masih ada hidup
menggerakkan hati menyelami duka sesama

Banjarbaru, 1 Oktober 2009

TADARUS PUISI 2009: BERHARAP PEMBANGUNAN TAMAN BUDAYA

Oleh: HE. Benyamine

Pada tanggal 11 September 2009, Taman Air Mancur Kota Banjarbaru kembali penuh dengan bintang kata yang bertebaran dan memancarkan kemilaunya, yang menghiasi malam seakan bersanding dengan bintang-bintang yang nampak karena cerahnya langit. Begitu terasa adanya kebersamaan dalam tadarus puisi, yang jelas memberikan suatu suasana yang berbeda dengan hiruk pikuknya malam yang biasa berdetak di jantung Kota Banjarbaru.

Read more »

KEBAKARAN LAHAN DI KALIMANTAN TENGAH

Oleh: HE. Benyamine

Sekelompok orang yang disebut pengecut dan tidak bertanggung jawab oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, karena mereka terus melakukan pembakaran lahan hingga menyebabkan kabut asap yang pekat. Sekelompok orang itu, menurutnya perlu mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat; kucilkan saja orang-orang tersebut (www.antaranews.com, diakses 9 September 2009; Gubernur: Pembakar Lahan Itu Pengecut). Kegeraman gubernur sebagai suatu keprihatinan terjadinya kabut asap yang pekat yang hampir merata di 14 kabupaten/kota akibat kebakaran lahan adalah suatu kewajaran dan memang seharusnya.

Di sisi lain, geramnya gubernur Kalteng ini memberikan kesan tidak adanya perencanaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Karena dikemukan saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan disertai kabut asap. Gubernur Kalteng juga pernah menyatakan akan mundur (tahun 2006) jika semua pihak tidak ada yang peduli terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. Padahal, sebagai gubernur sudah seharusnya menyadari tentang kondisi Kalimantan Tengah adalah termasuk wilayah yang rentan dan potensial terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena akibat kerusakan ekologis hutan, khususnya hutan gambut dimana fungsi hidrologisnya rusak, seperti akibat Proyek Lahan Gambut 1 juta hektar.

Read more »

TUGU DI BUNDARAN MINI WALIKOTA BANJARBARU

Oleh: HE. Benyamine

Bundaran Mini Walikota (bumi wal) yang dibangun di depan rumah dinas walikota Banjarbaru saat ini mulai dibongkar, untuk kemudian dibangun tugu dengan anggaran lebih dari Rp. 400 juta. Mungkin walikota sudah bosan melucu dengan bundaran mininya, dan mencoba melucu kembali dengan membangun tugu di lokasi tersebut. Untuk kebutuhan karakter visual lingkungan, sebenarnya dilokasi tersebut sudah ada satu diantara landmark Kota Banjarbaru, yaitu Tower PDAM sebagai elemen spesifik yang ada di dalam kota. Tower tersebut bisa dikatakan sebagai landmark besar, karena bisa dilihat dari jauh. Lalu, tidak jauh dari tower tersebut terdapat Tugu Bundaran Simpang Empat Banjarbaru yang juga merupakan landmark besar, yang hingga sekarang masih dalam tahap pengerjaan pembangunan dengan menghabiskan anggaran lebih dari 3 milyar.

Read more »